Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 November 2020 | 05.17 WIB

Kalau Tak Ada Kepastian dari PSSI, Masa Depan Pemain Bisa Suram

TUNJUKKAN PROGRES : Pemain Persebaya meluapkan kegembiraan setelah mengalahkan Persis Solo pada laga uji coba kemarin. OFISIAL PERSEBAYA - Image

TUNJUKKAN PROGRES : Pemain Persebaya meluapkan kegembiraan setelah mengalahkan Persis Solo pada laga uji coba kemarin. OFISIAL PERSEBAYA

JawaPos.com - Liga 1 baru akan bergulir tahun depan. Masalahnya, kontrak pemain, pelatih, dan ofisial Persebaya Surabaya akan tuntas akhir tahun ini.

Lalu, apakah manajemen akan melakukan perpanjangan kontrak? ”Sampai sekarang belum ada pembicaraan itu (kontrak, Red),” kata Manajer Persebaya Candra Wahyudi saat ditemui di Hotel Utami, Sidoarjo, kemarin.

Sejatinya, Candra tahu harus segera ada pembicaraan kontrak anyar. Namun, pihaknya belum bisa melakukan hal itu.

Sebab, manajemen Persebaya mengacu pada surat yang diterima dari PT Liga Indonesia Baru (LIB). ”Dalam salah satu poin di surat itu, dijelaskan bahwa PSSI segera membuat keputusan soal kewajiban klub kepada pemain, pelatih, dan ofisial,” ujar pria asal Bojonegoro itu.

Dia mengaku tidak bisa gegabah dalam melangkah. Sebab, semua keputusan yang diambil harus sesuai dengan regulasi. ”Itu (regulasi) akan jadi acuan seperti ketika dulu Persebaya melakukan renegosiasi kontrak dengan para pemain pada Agustus lalu,” jelasnya.

Hanya, tidak ada yang bisa menggaransi kapan kepastian dari PSSI soal regulasi kontrak pemain akan disahkan.

Padahal, bulan depan sudah memasuki Desember. Artinya, kontrak pemain, pelatih, dan ofisial akan habis. Jika kepastian tidak segera diberikan, status pemain otomatis akan mengambang. Hal itulah yang dikhawatirkan Candra.

”Problemnya sekarang adalah klub tidak ada pegangan untuk menentukan status pemain itu seperti apa,” timpalnya.

Kali terakhir pemain melakukan teken kontrak dengan manajemen adalah Agustus lalu. Saat itu PSSI sempat berencana menggulirkan kompetisi pada Oktober. Kemudian, manajemen Persebaya melakukan renegosiasi kontrak dengan pemain, pelatih, dan ofisial. Dari renegosiasi kontrak itu, mereka mendapat gaji sebesar 50 persen.

”Sekarang ikatan hukum antara pemain dan klub adalah renegosiasi (kontrak) pada Agustus. Di luar itu, belum ada payung hukum untuk menentukan status seperti apa,” tegas Candra.

Karena itu, Candra berharap, baik PSSI maupun LIB, segera memberikan kepastian. Sebab, itu semua menyangkut masa depan pemain.

Pelatih Persebaya Aji Santoso juga ingin segera ada kepastian. ”Ini (kontrak) kan harus kami bicarakan dengan manajemen kelanjutannya seperti apa,” terang pelatih 50 tahun tersebut. Dengan sisa waktu kurang dari dua bulan, Aji berharap masalah kontrak bisa segera dituntaskan.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore