Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 November 2020 | 02.17 WIB

Pemain Asing Persebaya Diminta Jaga Kondisi, Balik Minimal Sudah 70%

Rachamat Irianto membantu melemaskan kaki  Ernando Ari yang mengalami keram.  SALMAN TOYIBI/JAWA POS - Image

Rachamat Irianto membantu melemaskan kaki Ernando Ari yang mengalami keram. SALMAN TOYIBI/JAWA POS

JawaPos.com – Skuad Persebaya Surabaya tengah libur. Tim pelatih sudah memberikan lampu hijau kepada pemain asing untuk pulang kampung. Izin itu dimanfaatkan semua pemain asing.

Makan Konate, David da Silva, Aryn Williams, dan Mahmoud Eid sudah meninggalkan Surabaya. Mahmoud jadi pemain asing terakhir yang pulang kampung. Dia terbang ke Swedia kemarin pagi. "Awalnya saya ingin bertahan di Surabaya. Tapi, karena libur cukup lama, jadi saya putuskan balik (ke Swedia, Red)," kata Mahmoud.

Konate dan Da Silva sudah pulang lebih dahulu. Konate sudah ada di Mali. Begitu pula Da Silva yang sudah berada di Brasil. Hanya Aryn yang berbeda. Dia memang sudah meninggalkan Surabaya sejak Kamis (5/11).


Bedanya, dia tidak kembali ke negara asalnya, Australia. Pemain 27 tahun itu malah terbang ke London, Inggris. "Saya mau menemui saudara saya di sana. Saya sudah lama tidak bertemu dia," kata Aryn seperti dikutip situs resmi Persebaya.

Saudara yang dimaksud adalah kembarannya, Ryan Williams. Sama dengan Aryn, dia adalah pemain sepak bola. Bedanya, Ryan kini bermain di klub asal Inggris Portsmouth.

Pelatih Persebaya Aji Santoso tidak mempermasalahkan kepulangan empat pemain asingnya. Namun, pelatih 50 tahun tersebut meminta empat pemain asing itu tetap menjaga kondisi. "Khusus pemain asing sudah saya beri pesan, kalaupun pulang, wajib melakukan individual training," kata Aji saat dihubungi Jawa Pos.

Aji yakin empat pemain tersebut sudah tahu apa yang harus dilakukan. Da Silva misalnya. "Saat dia (Da Silva) kembali ke Surabaya September lalu, kondisinya sangat bagus. Artinya, dia tetap menjaga pola latihan di negaranya," terang mantan pelatih Persela Lamongan dan Arema FC itu. Latihan mandiri yang dilakukan tidak perlu setiap hari.

Hanya, Aji ingin pemain tetap meningkatkan kondisi fisiknya. "Minimal, saat kembali ke Surabaya, kondisi fisik harus 70 persen lah. Karena kalau 70 persen, lebih mudah untuk meningkatkan kondisi ke peak, 100 persen," tutur Aji.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore