
Skuad Barito Putera bertekad berikan hadiah pelipur lara atas kesedihan sang pelatih Jacksen F Tiago.
JawaPos.com - Barito Putera akan menjamu PSMS Medan dalam kondisi kurang ideal, Minggu (7/10) malam ini. Pasalnya, tim Laskar Antasari harus bertanding tanpa didampingi pelatih kepala Jacksen F Tiago. Sang pelatih harus pergi ke Brasil karena sang ibunda meninggal dunia tengah pekan kemarin.
Meski tanpa coach Jacksen, skuad Barito tetap pasang target tinggi di laga kali ini. Dalam pertandingan yang rencananya digelar di Stadion 17 Mei tersebut, tiga poin jadi target utama. Selain bisa mendongkrak posisi di klasemen, sekaligus menjadi obat pelipur lara atas duka yang dialami sang pelatih.
“Sebenarnya tanpa ada kejadian yang menimpa coach Jacksen, kami memang harus untuk memenangkan laga. Tapi, untuk pertandingan malam ini, minimal kalau kami tidak bisa membahagiakan coach Jakcsen dengan cara lain, jangan tambah dukanya dengan kekalahan,” ucap salah satu pemain Barito, M Rifqi.
“Kita bermain maksimal di sini, saya rasa coach Jacksen pasti akan sangat senang di sana meski dalam suasana berduka,” tambahnya. “Karena kami sudah terbiasa dengan coach Jacksen di pinggir lapangan, kami merasa lebih terorganisir saja (kalau didampingi Jacksen) apalagi dengan semangat yang biasa Ia tunjukkan saat pertandingan.”
Di tabel klasemen sendiri, Barito Putera kini bertengger di posisi ke-7 klasemen sementara dengan koleksi 35 poin, sementara PSMS di posisi juru kunci. Meski demikian, bukan berarti Barito bisa berbangga. Hansamu Yama dan kolega hanya mampu meraih tiga poin dalam tiga laga terakhirnya. Ketiganya berakhir imbang.
Oleh karena itu, kemenangan atas PSMS akan menjadi harga mati jika ingin terus menjaga asa di papan atas klasemen sementara. Jika tidak, Borneo FC atau Persela Lamongan bahkan Persipura Jayapura siap untuk menyalip Barito. Ketiga tim hanya berjarak sekitar tiga poin saja dari Barito.
“Kita bermain di kandang sendiri. Otomatis harus memaksimalkan hal tersebut agar mampu meraih kemenangan. Semua hal sudah kami siapkan sejak peluit akhir kontra Bhayangkara di pekan ke-23 lalu. semua pemain juga dalam kondisi siap tempur,” tegas asisten pelatih Barito Putera, Yunan Helmi.
Catatan kurang baik dalam tiga laga terakhir pun diharapkan mampu diperbaiki malam ini. “Dengan kerja keras semua pemain dan dukungan suporter di stadion kita bisa meraih kemenangan,” ucap Yunan.
Akan tetapi, Yunan mengaku tetap mewaspadai PSMS Medan meski tengah berada di zona merah. “Dengan pergantian beberapa pemain dan masuknya pelatih baru kini PSMS mempunyai warna tersendiri. Apalagi ada Shohei (Marsunaga) dan beberapa pemain yang perlu diwaspadai,” ungkapnya.
Di sisi lain, PSMS Medan yang tengah berjuang lepas dari zona merah tentu menargetkan poin di Banjarmasin. Pelatih PSMS Medan, Peter Butler yang juga sempat ke Banjarmasin di putaran pertama bersama Persipura Jayapura mampu mencuri satu poin kala itu.
“Ke Banjarmasin dengan tim yang diasuh oleh Jacksen tentu bukan menjadi laga yang mudah. Barito pun banyak memiliki pemain berkualitas. Namun, entah bersama Persipura atau PSMS saya harus membantu tim saya,” jelas Butler.
Dengan kondisi pemainnya saat ini Butler pun optimistis bisa mencuri poin di Banjarmasin. “Setelah sempat libur, pemain sudah kembali dengan kerja keras dan disiplin. Dengan kualitas yang kami miliki, minimal satu poin sudah sangat cukup,” katanya.
Dengan tambahan satu poin memang sudah cukup bagi Ayam Kinantan untuk menempel Perseru Serui yang berada satu strip di atas mereka. Keyakinan bisa meraih poin tetap dijaga sang kapten, Legimin Rahardjo.
“Saya pribadi sudah sangat siap. Memang sulit untuk meraih poin di sini (Banjarmasin). Kami harus kerja keras dan konsentrasi agar bisa mencapai target,” pungkas Legimin.
Bagi PSMS, tambahan poin akan sangat krusial saat kompetisi sudah mulai mendekati akhir. Sehingga mereka tak hanya numpang lewat di Liga 1. Namun, memang butuh kerja keras dan perjuangan hingga akhir untuk bisa mendapatkan satu poin di kandang Barito yang juga ingin memberikan hadiah bagi sang pelatih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022