
Persebaya Surabaya menjadi tempat yang pernah membesarkan Bejo Sugiantoro dan Aji Santoso.
JawaPos.com – Dua legenda Persebaya Surabaya, Aji Santoso dan Bejo Sugiantoro, akan saling adu taktik di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (5/8) sore. Keduanya memiliki banyak kesamaan, salah satunya ialah sama-sama ‘murid’ mendiang Rusdy Bahalwan.
Aji dan Bejo pernah berada dalam satu tim Persebaya pada penghujung 90-an. Keduanya juga berhasil membawa Persebaya menjadi kampiun Liga Indonesia 1997. Pada saat itu Aji berstatus pemain senior, sedangkan Bejo adalah rising star Persebaya.
Aji dan Bejo juga pernah didaulat sebagai kapten tim Persebaya. Bahkan mereka sukses mempimpin tim ini menjadi juara. Aji adalah kapten Persebaya ketika juara 1997. Sedangkan Bejo memimpin Persebaya juara 2004.
Selain itu, kedua legenda Persebaya ini pernah merasakan sentuhan mendiang Rusdy Bahalwan. Almarhum Rusdy adalah sosok yang sangat disegani di Surabaya. Selain ramah, mendiang Rusdi juga sangat cerdas dan sosok yang alim.
Ketika Aji pertama kali menukangi Persebaya pada play off Divisi Utama tahun 2009, ia membawa semangat dan gaya permainan ala Rusdy Bahalwan ke tim Persebaya. Hasilnya, Aji membawa Persebaya promosi ke Indonesia Super League (ISL) 2010.
“Saya ini pernah dibesarkan dan membesarkan Persebaya. Bagi saya, Surabaya bukan hal yang asing,” ucap mantan bek kiri Tim Nasional (Timnas) Indonesia ini ketika diperkenalkan sebagai pelatih Persebaya, Juni 2009 silam.
Kini giliran Bejo yang diberi panggung untuk melatih Persebaya. Sama seperti status Aji pada 2009, jabatan Bejo adalah adalah pelatih interim. Bejo naik pangkat sebagai karteker setelah Persebaya berpisah dengan Angel Alfredo Vera.
Ketika diperkenalkan di hadapan awak media Kamis (2/8) kemarin, Bejo secara tegas ingin menghidupkan sepak bola ala Rusdy Bahalwan di tim Persebaya saat ini. “Saya suka filosofi Rusdi Bahalwan. Itu yang saya pakai,” tegasnya.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
