Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Agustus 2018 | 19.59 WIB

Persebaya Diminta Berubah, Azrul Ananda: Bonek juga Harus Berubah

Persebaya Surabaya tengah berada dalam kondisi krisis besar. - Image

Persebaya Surabaya tengah berada dalam kondisi krisis besar.

JawaPos.com – Apa yang terjadi di Persebaya Surabaya baru-baru ini membuat Green Force segera bercermin dan mawas diri. Tak hanya berusaha berubah dari sisi internal, Persebaya juga turut mengajak Bonek untuk berubah demi menciptakan iklim sepak bola Surabaya yang maju dan modern.


Internal Persebaya memang tengah bergejolak. Hubungan Persebaya dengan Bonek pun merenggang. Persebaya dilanda krisis setelah mengalami tiga kekalahan beruntun. Posisi mereka melorot ke papan bawah.


Bonek pun menumpahkan kekecewannya dengan aksi bakar-bakar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat laga melawan Persib Bandung. Juga mengadang dan melempari bus Persebaya sepulang dari Serui, yang kembali menuai kekalahan.


“Impian saya ke depan adalah bukan hanya Persebaya saja yang berubah, pendukungnya juga berubah,” ucap Presiden Persebaya, Azrul Ananda.


“Kita jangan koar-koar suporter Persebaya sudah berubah. Belum. Timnya juga belum (berubah). Ayo kita sama-sama berubah (jadi) lebih baik,” ajak mantan pemain klub internal Indonesia Muda (IM) itu.


Karteker Persebaya, Bejo Sugiantoro juga angkat suara tentang kondisi timnya serta perilaku Bonek. Bejo mengaku menyaksikan secara langsung aksi buruk Bonek ketika laga melawan Persib.


“Saya trenyuh dengan kejadian waktu pertandingan lawan Persib. Ada aksi bakar-bakar di dalam dan di luar stadion. Imej yang sudah dibangun akhirnya menjadi jelek dengan hal-hal yang seperti itu,” ucap Bejo.


Legenda Persebaya ini menambahkan, nama Bonek yang mulai harum tercoreng oleh aksi oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab. Salah satunya adalah mereka yang mengadang dan melempari bus Persebaya.


“Saya sebagai korban masa lalu yang pernah ditimpukin, berharap jangan sampai hal itu terjadi di era modern ini. Memberikan pressure boleh saja, tapi jangan sampai apa yang saya alami dulu terjadi di era modern seperti ini,” harap Bejo.

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore