
Suasana Stadion Brawijaya Kediri. Manajemen Persik berbenah dengan menambah kapasitas lampu stadion untuk menyambut Liga 1. Humas pemkot Kediri for Jawa Pos
JawaPos.com – Identitas Persik itu Kediri. Karena itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menegaskan, Persik harus bermain di Kediri. Di Stadion Brawijaya, Kediri. Dan, Mas Abu –sapaan akrab Abdullah Abu Bakar– sadar betul bahwa Stadion Brawijaya harus dibenahi agar lolos verifikasi untuk Liga 1.
’’Apa yang kurang, maka itu yang akan kami perbaiki. Kami ingin Persik tetap bermain di Kediri,’’ tegasnya ketika berbincang dengan Jawa Pos beberapa waktu lalu. Penegasan tersebut bukan sekadar janji. Tapi, Pemkot Kediri disebut Mas Abu bakal benar-benar melakukan perbaikan.
Dari hasil verifikasi awal PT Liga Indonesia Baru (LIB), Stadion Brawijaya memang harus dibenahi dalam banyak hal. Salah satu yang krusial adalah lampu stadion. Saat ini pencahayaan stadion yang berada di jantung kota Kediri itu hanya 300 lux. Padahal, standar minimal untuk Liga 1 adalah 800 lux, sedangkan kompetisi AFC minimal 1.200 lux.
Yang juga harus dibenahi adalah bangku pemain cadangan dan rumput stadion. Catatan dari operator kompetisi tersebut kini pun coba diselesaikan Pemkot Kediri. ’’Untuk lampu, kemarin kami sudah mendatangkan pihak Philips. Tahun 2020 akan ada penambahan lampu,’’ terang pengelola Stadion Brawijaya Purwanto.
Dari pengecekan pihak Philips, ada 16 lampu Stadion Brawijaya yang padam. Lampu yang padam tersebut bakal diganti. ’’Nanti, setiap tiang juga ditambah empat lampu. Jadi, selain penggantian, nanti ada total penambahan 16 lampu,’’ papar Purwanto.
Pembenahan yang lainnya juga dilakukan. Pemkot Kediri pun optimistis sebelum Liga 1 musim 2020 bergulir pembenahan rampung. Manajemen Persik juga yakin. ’’Problem utamanya kan hanya lampu dan bangku pemain cadangan. Kami yakin masalah itu selesai dan kami akan berkandang di Brawijaya,’’ kata Manajer Persik Beny Kurniawan.
Waktu dua bulan sebelum kompetisi bergulir disebut Beny sangat cukup untuk pembenahan tersebut. Sebab, pembenahannya tidak sesulit kalau harus merombak total rumput stadion dan membangun tribun baru.
Meski, optimistis, manajemen Persik tetap menyiapkan opsi lain sebagai markas Persik untuk Liga 1 musim 2020. Opsi itu disiapkan jika ternyata hal buruk terjadi dengan hasil verifikasi Stadion Brawijaya. ’’Sebagai cadangan, kami siapkan Stadion Supriyadi, Blitar. Sebab, stadion tersebut sudah ada lampunya. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari Kediri,’’ ungkap Beny.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
