
Persija Jakarta diperbolehkan memiliki lebih dari 4 pemain asing karena berlaga di AFC Cup
JawaPos.com - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) membolehkan tim yang berlaga di ajang Asia untuk memakai lebih dari empat pemain asing. Sebab hal itu bisa membantu tim tersebut bicara banyak di pentas Asia.
Seperti diketahui, PT LIB sendiri akan menerapkan regulasi untuk pemain asing 3+1. Tiga pemain asing dari negara mana saja dan satu khusus dari Asia. Tak ada lagi regulasi marquee player.
"Nantinya, tiap klub boleh mendaftarkan 30 pemain. Tapi harus ada tujuh pemain yang usianya di bawah U-23 untuk masing-masing klub," beber COO (Chief Operating Officer) PT LIB, Tigorshalom Boboy.
Akan tetapi, ada keistiwaan buat Persija Jakarta dan Bali United. Kedua tim yang bakal berlaga di AFC Cup 2018 itu boleh memakai lebih dari empat pemain asing.
"Kami sudah bicarakan dengan PSSI, ketika ada yang berlaga di Asia, khusus pemain asing boleh ditambahkan. Tapi, untuk musim ini tetap 3+1," papar Tigor.
Kendati demikian, sampai saat ini baik Persija maupun Bali United tampaknya akan tetap menggunakan empat pemain impor. Belum ada tanda-tanda mereka mendatangkan pemain asing anyar.
Bali United sendiri sudah resmi mengontrak Nick van der Velden, Kevin Brands, Demerson, dan Ahn Byung-keon, sedangkan Persija diperkuat Marko Simic, Jaimerson da Silva, Ivan Carlos, dan Rohit Chand.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022