
Barcelona
JawaPos.com-Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu resmi mengundurkan diri dari jabatannya hari ini (28/10). Seluruh anggota dewan direksi mengikuti langkah Bartomeu tersebut.
Keputusan Bartomeu diambil beberapa bulan setelah Barcelona dibantai Bayern Muenchen 2-8 di Liga Champions. Setelah kekalahan memalukan itu, Bartomeu menjadi sasaran kritik. Ini ditambah ketika superstar terbesar Barcelona Lionel Messi meminta untuk pergi dari Barcelona. Dia juga menuding Bartomeu ingkar janji.
Meski Messi pada akhirnya memutuskan bertahan, Bartomeu tetap diminta untuk melepas jabatannya oleh para suporter.
Bartomeu secara resmi masih menjadi presiden Barcelona sampai tahun depan. Pemilihan presiden baru diadakan pada Maret. Namun, anggota klub menyerukan mosi tidak percaya dalam upaya untuk segera menggulingkannya.
Sebanyak 20.687 suara dikumpulkan untuk mosi tersebut. Jumlah ini melewati batas dari 16.250 tanda tangan yang diperlukan agar pemungutan suara dapat dilanjutkan.
Dewan Barcelona berulang kali mencoba menunda pemungutan suara. Tetapi pada Senin (waktu setempat) pihak otoritas lokal menolak upaya klub untuk menunda proses tersebut.
Dengan begitu, pemungutan suara tetap dilanjutkan dalam beberapa pekan mendatang. Tetapi hal tersebut tidak diperlukan lagi karena Bartomeu dan dewan direksi telah mengundurkan diri.
Bartomeu awalnya bergabung dengan jajaran petinggi Blaugrana di masa kepresidenan Joan Laporta. Dia mulai menjabat sebagai presiden pada Januari 2014.
Bartomeu menggantikan Sandro Rosell dan menjadi presiden ke-40 Barcelona. Saat itu, dia menandatangani kontrak untuk menyelesaikan sisa masa jabatan Rosell setelah pengunduran dirinya.
Selama masa kepemimpinannya, Bartomeu menyaksikan Barca memenangi empat gelar La Liga serta satu trofi Liga Champions pada 2014-15. Tetapi di akhir kepemimpinannya, Bartomeu dianggap gagal.
Bartomeu kesulitan untuk membangun skuad yang kompetitif di bursa transfer sejak kepergian Neymar ke Paris Saint-Germain. Barca bahkan mengakhiri musim 2019-20 dengan tanpa gelar.
Kekalahan 2-8 dari Bayern hanya semakin memperparah situasi di Barcelona. Permintaan Messi untuk hengkang membuat situasi tambah runyam. Bartomeu mengakhiri waktunya di Barca setelah hampir tujuh tahun menduduki posisi tertinggi. Dia mundur hanya tiga hari setelah Barcelona kalah 1-2 atas rival terbesarnya, Real Madrid.
Bartomeu mengatakan alasan mengapa dia tidak langsung mundur pasca dihajar Bayern 2-8. "Setelah terlempar dari Liga Champions, hal yang paling gampang adalah pergi. Hal paling gampang adalah mundur," kata Bartomeu dalam konferensi pers pengunduran dirinya.
"Tetapi kami tidak bisa meninggalkan klub di tangan dewan sementara yang memiliki power terbatas. Siapa yang mencari pelatih baru? Siapa yang menangani transfer? Siapa yang bertarung untuk membuat Leo Messi bertahan? Siapa yang menangani penyesuaian gaji?" ucapnya lagi.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
