
Laga Inter Milan melawan Tottenham Hotspur di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (18/9) malam jadi panggung pertemuan dua striker haus gol, Mauro Icardi dan Harry Kane.
JawaPos.com - Laga Inter Milan melawan Tottenham Hotspur di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (18/9) malam jadi panggung pertemuan dua striker haus gol, Mauro Icardi dan Harry Kane. Icardi bakal menjadi ujung tombak untuk I Nerazzurri. Sedangkan Kane masih menjadi mesin gol bagi skuad The Lily Whites.
Sebelumnya kedua pemain sama-sama menempatkan diri di daftar puncak pencetak gol terbanyak dalam liga masing-masing. Dengan torehan 29 gol, Icardi menjadi top scorer di ajang Serie A Italia musim 2017-2018. Jumlah yang sama menjadikan Kane sebagai pencetak gol terbanyak di pentas Premier League musim 2016-2017 lalu.
"Mauro merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah saya latih. Kecepatan yang dimilikinya sulit ditemui pada pemain lain," kata pelatih Inter, Luciano Spalletti.
Namun sayang, musim ini Icardi belum bisa menciptakan gol. Hal berbeda dilakukan lawannya yang sudah mempersembahkan dua gol untuk Tottenham di musim 2018-2019.
"Sejauh ini Mauro memang belum maksimal. Tapi jika bisa membuatnya tetap dekat dengan kotak penalti, maka dia akan berubah jadi pemain yang berbeda," tutur Spalletti yang dikutip dari Football Italia.
Soal kualitas lawan, pelatih berkepala plontos itu mengakui kehebatan Kane. Ia tidak percaya dengan ucapan pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino yang menyebut pemainnya sedang kelelahan usai tampil membela Timnas Inggris.
"Harry Kane kelelahan? Saya tidak sependapat dengan itu. Kami menonton pertandingan Tottenham dan saya melihat kerja kerasnya di segala situasi. Tottenham sangat beruntung memilikinya. Dia pemain yang cerdik," ungkap Spalletti.
Soal pengalaman, Liga Champions menjadi kompetisi baru buat karir Icardi. Selama memperkuat Inter, baru kali ini dia bermain di panggung sepak bola terakbar Benua Biru.
Sementara Kane, ia sudah mencicipinya sejak musim 2016-2017 lalu. Namun sayang, belum ada prestasi yang bisa diberikan oleh pemain 25 tahun ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
