
Prancis siap menyegel tiket ke semifinal UEFA Nations League A.
JawaPos.com - Pelatih Jerman, Joachim Low tengah berada di bawah tekanan berat. Usai gagal total di Piala Dunia 2018, Low dan der Panser Jerman juga terancam hancur lebur di UEFA Nations League. Dua kali tanding, Jerman sama sekali belum pernah meraih kemenangan.
Sebuah media yang bermarkas di Berlin, Welt, bahkan menyajikan judul yang sangat tegas: 'Terhempas atau Tuntas'. Jika kembali menelan kekalahan saat Jerman menantang Prancis di Stade de France, Saint-Denis, dalam matchday 3 Grup 1 UEFA Nations League A, Rabu (17/10) dini hari nanti WIB, perjalanan panjang Low sangat mungkin menemukan akhir.
Karena, kekalahan berarti Die Mannschaft terancam terdegradasi ke League B. Tidak cuma itu, enam kekalahan dalam setahun juga bakal menjadi periode terburuk juara dunia empat kali itu.
''Kami sudah memahami situasi yang kami hadapi. Kami harus bicara,'' harap penjaga gawang Jerman, Manuel Neuer, dikutip Sports 1.
Apalagi, Les Bleus sudah bukan lagi lawan yang mudah ditaklukkan Jerman. Dalam empat pertemuan terakhir, dua kali Jerman jadi pecundang. Di pertemuan pertama di UEFA Nations League, 7 September lalu, kedua tim main imbang 0-0, di Allianz Arena, Muenchen.
''Ini bukan hanya laga penting bagi Jogi (sapaan akrab Loew). Ini juga laga yang penting bagi generasi kami,'' lanjut kiper sekaligus kapten tim Jerman itu.
Neuer merupakan pemain dari skuad saat ini yang paling lama jadi pemain pilihan Low. Dia juga dianggap salah satu handicap di skuad Low kali ini. Termasuk bek Mats Hummels dan gelandang Toni Kroos.
Tantangan lain yang dihadapi Jerman setiap kali melawan Prancis adalah sulit mencetak gol. Empat laga terakhir, Jerman hanya mampu mencetak dua gol. Statistik yang sama dalam tiga laga kompetitif terakhir Jerman. ''Hanya kami sendiri yang bisa mengubah semuanya,'' sebut gelandang bertahan Jerman, Joshua Kimmich.
Selain itu, tantangan nonteknis pun menghantui Jerman. Der Spiegel mengklaim dressing room Jerman sudah terbelah menjadi dua kelompok. Neuer, Kroos, Hummels, dan Jerome Boateng di kelompok senior. Lalu Kimmich, Julian Draxler, dan Timo Werner di kelompok pemain-pemain muda. Perpecahan itu bisa diketahui melalui komentar-komentar mereka setelah kekalahan telak 0-3 dari Belanda di Johan Cruyff Arena, Amsterdam (14/10).
Low di situs resmi DFB mengakui, tak mudah membekuk Prancis di Stade de France. Dia pun tak berani banyak berkoar. ''Di Paris kami cukup memburu satu angka, lalu membalas kekalahan lawan Belanda di kandang sendiri,'' ungkap Low, membeberkan strategi agar terhindar dari ancaman degradasi ke League B.
Namun, Spox menyebut, kekalahan di Saint-Denis takkan berdampak apapun terhadap masa depan tactician 58 tahun itu. Begitu pula yang ditulis di Sport Bild dan Sport 1. Itu makin menegaskan ungkapan Presiden DFB Reinhard Grindel terkait masa depan Low.
''Tidak pada saatnya untuk mencari siapa yang salah. Tapi dalam situasi seperti ini kami menginginkan semua lebih kompak dan tetap bersatu,'' tutur Grindel, dikutip Deutsche Welle.
Meski demikian, Prancis bisa mengambil keuntungan dengan pincangnya Jerman. Andai menang lagi di laga ketiga ini, anak asuh Didier Deschamps bisa menyegel tiket ke semifinal.
''Mudah? Tidak juga. Mereka (Jerman) itu tim yang bermental juara. Saya rasa ini laga yang takkan mudah kami hadapi,'' sebut Deschamps, dikutip RMC Sport.
5 Pertemuan Terakhir
07/09/18: Jerman 0-0 Prancis
15/11/17: Jerman 2-2 Prancis
08/07/16: Jerman 0-2 Prancis
14/11/15: Prancis 2-0 Jerman
04/07/14: Prancis 0-1 Jerman
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022