
Tottenham Hotspur kembali bertemu Borussia Dortmund di Liga Champions.
JawaPos.com - Banyak yang menduga lini serang Tottenham Hotspur bakal mengendur saat ditinggal striker andalan Harry Kande dan Dele Alli. Namun, Tottenham masih punya Son Heung-min. Penyerang asal Korea Selatan yang ternyata mampu menjadi pengganti sepadan bagi Kane. Termasuk saat meladeni Borussia Dortmund, Kamis (14/2) dini hari nanti.
Tottenham Hotspur membeli Son Heung-min dari Bayer Leverkusen seharga GBP 22 juta (Rp 397,83 miliar) pada musim panas 2015. Harga transfer itu menjadikan Sonny, sapaan Son Heung-min, pemain termahal Asia.
Namun media-media Inggris mencibir transfer tersebut. Mayoritas menyebut kedatangan Sonny adalah strategi bisnis. Sonny hanya jadi pintu masuk Spurs untuk merangkul basis fans di Asia. Kebetulan saat itu asuransi Asia Pasifik AIA adalah sponsor Spurs.
Tudingan itu terpatahkan seiring berjalannya waktu. Pada musim keempatnya di Premier League, peran Sonny tak ecek-ecek bagi The Lilywhites. Wide attacker itu akan menjadi andalan Spurs pada leg pertama 16 besar Liga Champions menghadapi Borussia Dortmund di Stadion Wembley, Kamis dini hari nanti (14/2).
Pendukung Spurs muram ketika dua pemain lini serangnya dihantam cedera. Harry Kane cedera otot ligamen engkel kiri setelah lawan Manchester United (14/1). Menyusul kemudian Dele Alli cedera hamstring kiri saat lawan Fulham (20/1).
Untungnya saat Spurs butuh tambahan tenaga di lini depan Sonny sudah menyelesaikan tugasnya bersama Timnas. Setelah Korsel kalah di tangan Qatar di perempat final Piala Asia 2019 (25/1), pemain 26 tahun itu langsung kembali ke London.
Dan memang sejak kehilangan Kane dan Alli, Sonny menjadi andalan Spurs di depan gawang lawan. Dalam lima laga terakhir Spurs tanpa Kane dan Alli, Sonny menjadi top skor Spurs dengan tiga golnya. Paling krusial ketika mengantarkan Spurs menang 1-0 atas Newcastle (2/2) di Stadion Wembley.
“Kerja keras, kengototan, selalu menekan adalah hal yang kita lihat ketika dia (Sonny, red.) bermain. Dia akan terus mencoba, mencoba, mencoba, dan mencoba,” kata pelatih Spurs, Mauricio Pochettino kepada Independent. “Baik dengan bola atau tidak dia akan selalu berlari. Dan itu yang terpenting,” tambah eks pelatih Espanyol dan Southampton itu.
Pochettino mengibaratkan Sonny sebagai baterai. Selama masih tersedia daya hidup, baterai itu akan terus bekerja. “Jika dia pada titik terlelahnya maka dia akan segera meminta pergantian. Karena itu dia merupakan contoh bagi semua pemain,” puji Pochettino.
Pelatih dengan persentase menang 57,2 persen di Spurs itu juga menyebut Sonny sebagai pemain yang pintar. Sonny mau melakukan apapun sesuai instruksi Pochettino. Tekel dan intersep untuk membantu pertahanan, pressing kepada lawan meski tanpa bola, dan tidak egois.
Statistik Sonny ketika melawan Dortmund juga apik. Dalam lima tahun karir bersama tim Bundesliga Hamburger SV dan Bayer Leverkusen, Die Borussen menjadi lawan favorit Sonny. Di antara enam pertemuan dengan Dortmund, Sonny mencetak lima gol. Sonny berhasil menang empat kali, seri sekali, dan kalah sekali.
Nah, dalam tiga musim terakhir Spurs juga cukup akrab dengan Dortmund di ajang kompetisi Eropa. Pada 2015-2016, keduanya bertemu di 16 besar Liga Europa. Di dua pertemuan itu, Dortmund menang dengan agregat 5-1.
Spurs lantas membalasnya pada musim lalu. Kali ini di fase grup Liga Champions. Spurs menghajar Dortmund dengan skor 3-1 di Wembley (13/9/2017). Lantas menang 2-1 di Signal Iduna Park (21/11/2017). Dalam dua kemenangan tersebut, Sonny masing-masing mencetak satu gol.
Di sisi lain, situasi yang dihadapi Dortmund juga sama dengan Spurs. Yakni striker andalan mereka harus menepi karena cedera. Marco Reus mengalami cedera paha kanan ketika lawan Werder Bremen di 16 besar DFB Pokal (5/2).
Tanpa Reus, laju Dortmund langsung seret. Pada spieltag 21, Sabtu (9/2) lalu, Dortmund imbang 3-3 lawan 1899 Hoffenheim. Padahal Dortmund sudah unggul 3-0 lebih dahulu sampai menit ke-66.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
