Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Juli 2021 | 03.46 WIB

Yussuf Poulsen, Salah Satu Personel Denmark yang Paling Terpukul

Denmark - Image

Denmark

JawaPos.com-Striker Yussuf Poulsen jadi salah satu personel Denmark yang paling terpukul dengan kegagalan timnya. Sebab, ini kali kedua dia gagal membawa kebanggaan di balik nama Yurary yang dikenakannya. Sebelumnya, dia bersama Denmark gagal di 16 besar Piala Dunia 2018.

Nama Yurary bukan asal dipilih oleh Poulsen. Sebab, itu merupakan nama ayahnya dan menjadi nama tengahnya. Hanya, selama ini dia dikenal dengan Poulsen. Itu lantaran nama tersebut dia pakai bersama RB Leipzig di Bundesliga.

Padahal, ketika bergabung dengan Leipzig pada 2013, dia sudah meminta agar mengenakan nama Yurary. Tetapi, pihak klub telanjur mencetak nama Poulsen yang akhirnya dikenakannya hingga sekarang.

Striker 27 tahun itu bisa mengenakan nama Yurary bersama Denmark. Setelah gagal di Piala Dunia tiga tahun lalu, harapan bakal bersinar di Euro kali ini sangat besar. Apalagi, Poulsen mencetak masing-masing satu gol pada matchday kedua dan ketiga fase grup kontra Belgia (18/6) dan Slovakia (22/6).

"Ayahku juga pesepak bola meski tidak pernah profesional. Setiap laga yang kumainkan kupersembahkan untuknya," ucap Poulsen kepada Bild. Ayahnya yang berasal dari Tanzania meninggal pada 1999 karena kanker.

Tetapi, optimisme tinggi Poulsen langsung hancur ketika dia dibekap cedera paha. Itu membuatnya absen ketika Denmark mengalahkan Wales 4-0 pada 16 besar (27/6).

Di sisi lain, absennya Poulsen ternyata jadi berkah bagi striker Kasper Dolberg yang mencetak tiga gol. Masing-masing dua gol kontra Wales dan satu gol menghadapi Rep Ceko (4/7).

Jadilah Poulsen hanya menjadi cadangan striker Ajax itu meski dia sudah pulih saat melawan Rep Ceko. Buktinya, pelatih Kasper Hjulmand yang di fase grup selalu menempatkan Poulsen di starting XI langsung mencadangkannya. Itu sering dengan moncernya Dolberg.

Total, pascapulih dari cedera paha, Poulsen mencatatkan 84 menit laga. Perinciannya, 31 menit melawan Rep Ceko dan 51 menit lainnya ketika menghadapi Inggris kemarin dini hari. Sebenarnya menit bermain yang diberikan Hjulmand cukup banyak baginya.

Tetapi, tampaknya, Poulsen harus membangun peak performance-nya seperti di fase grup. Dan, itu sudah terlambat buntut dari kegagalan melawan Inggris.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore