Paul Munster tengah meracik strategi berbeda untuk Persebaya Surabaya di laga kontra Malut United. (Instagram/@coach.munster)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya memulai Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan hasil yang sangat memuaskan. Hingga pekan ketiga, Green Force—julukan Persebaya Surabaya—telah mengoleksi 7 poin dari 2 kemenangan dan 1 hasil imbang. Lebih menarik lagi, dua dari kemenangan tersebut diraih di kandang mereka sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Di bawah asuhan pelatih baru Paul Munster, Persebaya Surabaya menunjukkan kebangkitan yang menjanjikan, terutama di lini pertahanan.
Pada musim ini, Persebaya Surabaya tampil sebagai salah satu tim dengan pertahanan terkuat di Liga 1 Indonesia. Hingga pekan ketiga, mereka hanya kebobolan 1 gol dari 3 pertandingan. Statistik ini menempatkan Persebaya Surabaya di posisi ketiga dalam daftar tim dengan pertahanan terbaik, bersanding dengan klub-klub besar seperti Persija Jakarta dan PSIS Semarang yang juga hanya kebobolan 1 gol sejauh ini. Catatan impresif ini tidak lepas dari pengaruh besar Paul Munster yang mampu membawa perubahan signifikan pada organisasi permainan dan mental bertahan Green Force.
Statistik ini menjadi sinyal positif bagi Persebaya Surabaya, terutama mengingat bagaimana ketangguhan lini belakang mereka menjadi salah satu faktor kunci yang membuat mereka berhasil bersaing di papan atas. Perubahan sistem dan pendekatan taktis yang diterapkan Paul Munster tampaknya langsung memberikan dampak besar, terutama di sektor pertahanan. Persebaya Surabaya mampu meredam serangan lawan dengan sangat baik, memperkecil peluang mereka untuk mencetak gol.
Jika dilihat dari catatan statistik pertahanan hingga pekan ketiga, berikut adalah beberapa tim dengan pertahanan terbaik di Liga 1 Indonesia 2024/2025 menurut data JawaPos.com:
Persita Tangerang: 3 pertandingan, 0 kebobolan, rata-rata kebobolan 0.0
Persija Jakarta: 3 pertandingan, 1 kebobolan, rata-rata kebobolan 0.33
Persebaya Surabaya: 3 pertandingan, 1 kebobolan, rata-rata kebobolan 0.33
PSIS Semarang: 3 pertandingan, 1 kebobolan, rata-rata kebobolan 0.33
Malut United FC: 3 pertandingan, 1 kebobolan, rata-rata kebobolan 0.33
Menempati posisi ketiga di daftar tersebut jelas merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Persebaya Surabaya. Tidak hanya itu, mereka juga berhasil menjaga Stadion Gelora Bung Tomo sebagai benteng yang sulit ditembus bagi tim tamu. Sejak kedatangan Paul Munster, Persebaya Surabaya belum tersentuh kekalahan di kandang mereka, membuat GBT kembali menjadi stadion yang angker bagi lawan-lawan Green Force.
Perubahan gaya permainan yang diterapkan oleh Paul Munster menjadi kunci dari kebangkitan pertahanan Persebaya Surabaya. Munster yang sebelumnya pernah melatih Bhayangkara FC, memiliki rekam jejak yang baik dalam membangun organisasi pertahanan yang solid. Di musim ini, Paul Munster berhasil mengimplementasikan strategi bertahan yang disiplin, dengan fokus pada pressing ketat di lini tengah dan pertahanan yang kokoh di area belakang. Kombinasi antara pressing agresif dan disiplin dalam menjaga area membuat Persebaya Surabaya sulit ditembus oleh lawan.
Keberhasilan ini juga tak lepas dari kontribusi luar biasa para pemain di lini pertahanan Persebaya Surabaya. Nama-nama seperti Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic menjadi pilar kokoh di jantung pertahanan tim. Keduanya mampu bekerja sama dengan baik dalam memutus aliran serangan lawan dan menjaga konsistensi permainan di sepanjang 90 menit. Selain itu, kemampuan mereka dalam distribusi bola juga menjadi nilai tambah, memungkinkan Persebaya Surabaya membangun serangan dari belakang dengan lebih tenang.
Meski begitu, satu nama yang tak boleh dilupakan adalah penjaga gawang Ernando Ari. Kiper muda berbakat ini telah menunjukkan performa yang solid di bawah mistar gawang Persebaya Surabaya. Ketangguhannya dalam menghadapi tekanan serta reflek yang cepat membuatnya mampu melakukan beberapa penyelamatan krusial di pertandingan-pertandingan penting. Ernando Ari menjadi salah satu faktor penting mengapa Persebaya Surabaya hanya kebobolan 1 gol hingga pekan ketiga musim ini.
Selain pertahanan yang solid, Persebaya Surabaya juga memperlihatkan daya serang yang tidak bisa diremehkan. Meski fokus pada ketangguhan lini belakang, Green Force tetap mampu tampil menyerang dengan agresif dan efektif. Keberhasilan dalam mencetak gol di momen-momen penting, dipadukan dengan pertahanan yang kuat, menjadi formula kemenangan yang terus diperbaiki oleh Paul Munster.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
