
Muhammad Ridho kagum dengan disiplin dan kebersihan di Singapura.
JawaPos.com - Di antara 23 pemain Timnas Indonesia yang disiapkan untuk tampil di Piala AFF 2018 memang terdapat beberapa muka baru. Tak hanya bari kali ini membela Timnas di sebuah event internasional. Beberapa di antara mereka pun baru kali ini pergi dan bermain di luar negeri.
Dua di antaranya adalah Dedik Setiawan dan Muhammad Ridho. Dedik, striker Arema, dan Ridho yang tak lain kiper utama Barito Putera baru kali ini bepergian ke luar negeri. Mereka pun dibuat kagum oleh pemandangan di Singapura dan kebersihan di negeri tetangga tersebut.
’’Iyo (pertama kali ke luar negeri, red), isin (malu, red) aku Mas,’’ ucap Dedik sambil tersenyum.
Pemain 24 tahun itu menerangkan, dirinya sempat terlihat ndeso ketika kali pertama menginjakkan kaki di Singapura pada Selasa lalu (6/11). Dedik terkesima melihat kemegahan Bandara Changi, yang merupakan bandara paling canggih di Asia Tenggara itu.
Dedik juga ternganga ketika melihat kebersihan Singapura. Tidak ada sampah yang ditemuinya di sepanjang jalan menuju hotel ataupun ketika latihan, Rabu lalu (7/11). ’’Rapi sekali, tertata. Tidak ada macet, malu aku ditanyain seperti ini,’’ lanjutnya lalu tertawa.
Pertama kali ke luar negeri, Dedik pun punya harapan. Dia ingin mencetak gol dan membawa Indonesia menang. Target utama, sudah pasti membawa Timnas Indonesia menjadi jawara di Piala AFF 2018. ’’Ya semakin termotivasi, ingin berikan yang terbaik,’’ bebernya.
Jika Dedik terkesima, Ridho malah deg-degan. Terutama ketika menaiki pesawat menuju Singapura. Sepanjang perjalanan, matanya tidak berhenti menatap ke arah jendela.
Ridho tak sabar melihat pemandangan negara pertama di luar Indonesia. ’’Deg-degan, sudah membayangkan bagaimana di Singapura dan lain-lain. Pokoknya semangat,’’ jelas Ridho.
Dia pun memuji disiplin masyarakat Singapura. Masyarakatnya tertib dan lalu lintasnya lancar. ’’Tapi, bagaimanapun Indonesia terbaik bagi saya, tidak ada yang seindah Indonesia,’’ ungkapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
