JawaPos Radar

Piala AFF 2018

Cerita 'Ndeso' Duo Timnas yang Baru Pertama ke Luar Negeri

09/11/2018, 16:03 WIB | Editor: Agus Dwi W
muhammad ridho
Muhammad Ridho kagum dengan disiplin dan kebersihan di Singapura. (Arib Billah/Kaltim Post)
Share this

JawaPos.com - Di antara 23 pemain Timnas Indonesia yang disiapkan untuk tampil di Piala AFF 2018 memang terdapat beberapa muka baru. Tak hanya bari kali ini membela Timnas di sebuah event internasional. Beberapa di antara mereka pun baru kali ini pergi dan bermain di luar negeri.

Dua di antaranya adalah Dedik Setiawan dan Muhammad Ridho. Dedik, striker Arema, dan Ridho yang tak lain kiper utama Barito Putera baru kali ini bepergian ke luar negeri. Mereka pun dibuat kagum oleh pemandangan di Singapura dan kebersihan di negeri tetangga tersebut.

’’Iyo (pertama kali ke luar negeri, red), isin (malu, red) aku Mas,’’ ucap Dedik sambil tersenyum.

Pemain 24 tahun itu menerangkan, dirinya sempat terlihat ndeso ketika kali pertama menginjakkan kaki di Singapura pada Selasa lalu (6/11). Dedik terkesima melihat kemegahan Bandara Changi, yang merupakan bandara paling canggih di Asia Tenggara itu.

Dedik juga ternganga ketika melihat kebersihan Singapura. Tidak ada sampah yang ditemuinya di sepanjang jalan menuju hotel ataupun ketika latihan, Rabu lalu (7/11). ’’Rapi sekali, tertata. Tidak ada macet, malu aku ditanyain seperti ini,’’ lanjutnya lalu tertawa.

Pertama kali ke luar negeri, Dedik pun punya harapan. Dia ingin mencetak gol dan membawa Indonesia menang. Target utama, sudah pasti membawa Timnas Indonesia menjadi jawara di Piala AFF 2018. ’’Ya semakin termotivasi, ingin berikan yang terbaik,’’ bebernya.

Jika Dedik terkesima, Ridho malah deg-degan. Terutama ketika menaiki pesawat menuju Singapura. Sepanjang perjalanan, matanya tidak berhenti menatap ke arah jendela.

Ridho tak sabar melihat pemandangan negara pertama di luar Indonesia. ’’Deg-degan, sudah membayangkan bagaimana di Singapura dan lain-lain. Pokoknya semangat,’’ jelas Ridho.

Dia pun memuji disiplin masyarakat Singapura. Masyarakatnya tertib dan lalu lintasnya lancar. ’’Tapi, bagaimanapun Indonesia terbaik bagi saya, tidak ada yang seindah Indonesia,’’ ungkapnya. 

 

(rid)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up