POTENSIAL: Mikael Tata adalah pemain muda potensial yang bisa jadi bintang baru Timnas Indonesia asalkan dia konsisten bersama Persebaya Surabaya. (Instagram Mikael Tata)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikenal sebagai salah satu tim yang kerap melahirkan talenta muda berbakat, dan salah satu nama yang kini mencuri perhatian adalah Mikael Tata. Pemain yang berposisi sebagai full back kiri ini tampil impresif dalam beberapa pertandingan terakhir Green Force di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Cedera yang dialami Catur Pamungkas memberikan kesempatan kepada Mikael Tata untuk unjuk gigi. Dalam dua pertandingan terakhirnya sebagai starter, Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan, yang sekaligus memperlihatkan betapa pentingnya peran pemain muda ini dalam tim asuhan Paul Munster.
Mikael Tata lahir pada 10 Mei 2004 dan kini baru berusia 20 tahun. Dengan tinggi badan 174 cm, ia cukup proporsional jika dibandingkan pemain lain, kemampuannya dalam bertahan dan membantu serangan dari sisi kiri membuatnya menjadi salah satu pemain yang diandalkan dalam skuad Persebaya Surabaya saat ini. Bermain dengan kaki kiri yang dominan, Mikael Tata berhasil menunjukkan performa solid dalam menjaga area pertahanannya dan membantu timnya meraih kemenangan beruntun di Liga 1 Indonesia.
Menjadi starter dalam dua pertandingan berturut-turut, performa Mikael Tata terus mendapatkan sorotan positif. Ia tampil solid saat Persebaya Surabaya menang melawan Persita Tangerang dan Persis Solo, dua tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Kehadiran Mikael Tata di lini belakang Persebaya Surabaya memberikan kestabilan yang dibutuhkan tim, terutama setelah absennya Catur Pamungkas akibat cedera. Tidak heran jika banyak yang mulai menaruh perhatian pada pemain muda ini dan bertanya-tanya apakah ia akan dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Dalam sesi wawancara setelah pertandingan di Mixed Zone, Mikael Tata dengan rendah hati mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan. Ia juga berbicara tentang peran penting pelatih Paul Munster dalam membentuk mentalitas kemenangan yang kuat dalam dirinya dan seluruh tim.
"Ya, itu semua karena doa dan dukungan orang tua, Bonek, Bonita, kita bisa meraih 3 poin lagi, dan itu juga berkat kerja keras tim," ungkap Mikael Tata. "Kita punya mental, terus Coach Paul Munster selalu tekankan kita harus punya winning mentality, kita harus punya mental pemenang di dalam diri kita, jadi kita lihat babak kedua berusaha untuk mencetak gol."
Pernyataan ini mencerminkan bagaimana pelatih Paul Munster telah berhasil menanamkan semangat juang dalam tim. Tidak hanya berfokus pada taktik, Munster juga menekankan pentingnya mentalitas juara, yang menjadi kunci dalam kebangkitan Persebaya Surabaya di babak kedua saat melawan Persis Solo. Dengan mentalitas yang kuat ini, Mikael Tata dan rekan-rekannya mampu tampil lebih percaya diri di lapangan dan mengejar kemenangan demi kemenangan.
Setelah beberapa penampilan apik bersama Persebaya Surabaya, muncul spekulasi tentang kemungkinan Mikael Tata dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia. Sebagai pemain muda yang sedang bersinar, Mikael Tata tentu memiliki peluang untuk dilirik oleh pelatih Shin Tae-yong atau Indra Sjafri, terutama jika ia bisa terus mempertahankan performa konsistennya di Liga 1 Indonesia. Namun, ketika ditanya mengenai peluang tersebut, Mikael Tata tampak tetap rendah hati dan tidak ingin terlalu memikirkan hal itu.
"Ya, nanti kita lihat saja," ujarnya singkat, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan dipanggil ke Timnas Indonesia.
Meski jawabannya terkesan sederhana, potensi Mikael Tata untuk dipanggil Timnas bukanlah hal yang mustahil. Performa konsisten dan kemampuan bertahannya yang solid bisa menjadi modal berharga bagi Timnas, terutama di posisi full back kiri yang kerap membutuhkan pemain yang tangguh baik dalam bertahan maupun membantu serangan. Jika ia terus bekerja keras dan menunjukkan perkembangan signifikan di setiap pertandingan, tidak menutup kemungkinan Mikael Tata akan segera mengenakan seragam merah putih di masa mendatang.
Untuk seorang pemain muda, statistik Mikael Tata di Liga 1 Indonesia 2024/2025 cukup mengesankan. Dalam tiga pertandingan yang ia jalani sejauh ini, dua di antaranya sebagai starter, Mikael Tata tampil selama rata-rata 64 menit per pertandingan. Ia menunjukkan kemampuan bertahan yang mumpuni dengan rata-rata 4 intersepsi dan 6,3 balls recovered per game, menandakan betapa sigapnya ia dalam memotong alur serangan lawan.
Tidak hanya andal dalam bertahan, Mikael Tata juga mampu membantu serangan dengan memberikan rata-rata 1,3 key passes per game. Akurasi umpan pendeknya mencapai 77 persen, dan ia juga mampu melakukan umpan panjang serta crossing dengan tingkat akurasi yang cukup baik. Dengan akurasi umpan silang mencapai 50 persen dan umpan panjang sebesar 44 persen, Mikael Tata bukan hanya pemain yang bertahan, tetapi juga turut serta dalam membangun serangan dari sayap kiri.
Dari segi duel, Mikael Tata memenangkan rata-rata 4 duel per pertandingan, meskipun tingkat keberhasilannya dalam duel masih berada di angka 32 persen. Namun, ia unggul dalam duel udara dengan tingkat keberhasilan 75 persen, menunjukkan bahwa meski posturnya tidak terlalu tinggi, Mikael Tata memiliki kemampuan membaca situasi yang baik ketika berhadapan dengan lawan di udara.
Mikael Tata juga disiplin dalam bertahan. Hingga kini, ia hanya menerima satu kartu kuning, menunjukkan bahwa meskipun ia aktif dalam bertahan, ia jarang melakukan pelanggaran berbahaya. Jumlah fouls yang dilakukannya rata-rata hanya 2 kali per pertandingan, sementara ia sendiri hanya dilanggar rata-rata 0,3 kali per game.
Dengan performa seperti ini, masa depan Mikael Tata di dunia sepak bola Indonesia tampak sangat cerah. Jika ia bisa terus menjaga konsistensi dan mengembangkan kemampuannya, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu pemain andalan Persebaya Surabaya di masa depan. Dengan usianya yang masih muda, Mikael Tata memiliki banyak waktu untuk belajar dan berkembang, baik di level klub maupun di level internasional.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
