
Gelandang serang Bayern Munchen Jamal Musiala berperilaku tidak sepatutnya saat timnya kandas di perempat final DFB-Pokal (5/4).
JawaPos.com - Sebelum kehadiran Thomas Tuchel, gelandang serang muda Bayern Munchen Jamal Musiala merupakan pilihan starting XI. Musiala membuktikannya dengan predikat pemain tersubur Bayern di Bundesliga musim ini (11 gol).
Namun, setelah Tuchel menggantikan Julian Nagelsmann, Musiala selalu turun sebagai pengganti dalam dua laga.
Setelah turun 11 menit terakhir dalam Der Klassiker (2/4), pemain 20 tahun berdarah Jerman-Inggris-Polandia itu bermain 26 menit lawan SC Freiburg kemarin dini hari (5/4) WIB.
Tidak ada dampak positif yang bisa diberikan Musiala. Justru handsball Musiala pada menit-menit akhir memberikan gol kemenangan 2-1 bagi Freiburg.
Entah karena frustrasi, Musiala tidak mengindahkan der trainer Freiburg Christian Streich yang coba menghiburnya setelah laga. Streich mengulurkan tangannya kepada Musiala, tetapi upaya sportif itu malah dihindari pemain akademi Chelsea tersebut.
Sampai-sampai Streich berteriak kepada Musiala. ”Saya hanya ingin menunjukkan respek kami kepadanya,’’ ucap Streich seperti dikutip Express.
Bukan hanya Streich yang dibuat sewot dengan ulah Musiala. Pemain muda yang sudah mengoleksi 20 caps dan 1 gol bersama timnas Jerman itu juga membuat Tuchel kesal. Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Tuchel mengkritisi perilaku Musiala.
Bahkan, Tuchel juga mengkritik posisi badan Musiala saat menghadang tembakan gelandang Freiburg Nicolas Hofler yang berbuah penalti.
”Dia seharusnya menempatkan tubuhnya di sana lebih stabil dan lebih tangguh lagi. Anda tidak bisa melompat seperti itu di dalam kotak 16. Anda telah mengambil risiko yang gila,” beber Tuchel kepada Sport1.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
