
Persib Bandung datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memastikan tiket 16 besar ACL Two. Kali ini, Maung Bandung memburu kemenangan saat menghadapi Java United di Stadion Jatidiri. (Persib)
JawaPos.com - Persib Bandung mengantongi modal positif menjelang pertandingan melawan Java United pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Kedua tim dijadwalkan bertemu di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (8/11/2026) pukul 19.00 WIB.
Maung Bandung datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memastikan tiket ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Kepastian tersebut didapat setelah mereka mengalahkan Melbourne Victory dengan skor 2-1 di Australia.
Kemenangan itu membuat Persib melaju ke babak 16 besar dengan catatan sempurna, yakni 12 poin dari empat pertandingan.
Modal positif tersebut berpotensi menjadi tambahan motivasi bagi Persib saat menghadapi Java United. Apalagi, tim asuhan Igor Tolic memiliki kualitas skuad dan pengalaman yang cukup untuk bersaing di level kompetisi domestik maupun Asia.
Pelatih Persib Igor Tolic mengakui keberhasilan timnya lolos lebih cepat ke babak 16 besar di luar perkiraan awal. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras pemain dan keberhasilan membangun lingkungan tim yang tepat.
"Ini sepenuhnya tidak terduga (lolos cepat ke 16 besar). Saya pikir, bagi saya setidaknya, kami bekerja keras, kami mencoba menciptakan lingkungan yang tepat dengan para pemain yang tepat," kata Igor Tolic, dikutip dari laman resmi I.League.
Pelatih asal Kroasia itu juga mengenang perjalanan Persib sejak pertandingan pertama fase grup. Saat itu, Maung Bandung tidak menjadi unggulan, terutama karena harus bersaing dengan wakil Korea Selatan, FC Seoul.
"Kami bukanlah favorit di grup ini (Grup E), karena ada FC Seoul. Tapi kami beruntung bahwa mereka menempatkan skuad muda dengan beberapa pemain yang absen dari laga pertama, jadi kami mendapat kemenangan, itu adalah awal yang baik," ungkap Tolic.
Persib kemudian mampu mempertahankan momentum melalui organisasi permainan bertahan yang solid. Hal tersebut terlihat ketika mereka menghadapi wakil Vietnam, Viettel FC, serta Melbourne Victory.
"Kemudian kami sangat terorganisir dalam bertahan melawan tim Vietnam dan juga laga kedua, laga pertama melawan Melbourne Victory. Kami mengumpulkan poin, lawan Melbourne, bukan laga hidup-mati bagi kami, tapi kami dapat mengontrol, kami tidak harus menang, kami hanya perlu bermain imbang sehingga kami dapat memanipulasi dalam permainan, melakukan apa yang diperlukan untuk menang atau imbang," jelas dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022