
Pelatih Kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong pada pertandingan Super League di Jakarta Internasional Stadium, Senin (26/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, hanya bisa menerima kenyataan bahwa timnya tidak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai kandang karena sudah memasuki masa renovasi.
Ia hanya meminta agar lapangan Jakarta International Stadium (JIS) segera diperbaiki agar timnya bisa menyuguhkan permainan terbaik.
Masa renovasi SUGBK dijadwalkan selesai pada April 2027. Dengan demikian, stadion berkapasitas 78 ribu penonton itu untuk sementara tidak dapat menggelar pertandingan Timnas Indonesia maupun Persija.
Shin Tae-yong sejatinya menyayangkan kondisi tersebut. Juru taktik asal Korea Selatan itu menilai Persija bisa menampilkan permainan yang lebih atraktif saat tampil di SUGBK karena didukung kualitas rumput yang memadai.
“Ya, sangat disayangkan. Sebenarnya, untuk bisa menyajikan pertandingan yang bagus kepada para suporter, kami membutuhkan kondisi lapangan yang baik,” kata Shin Tae-yong dalam jumpa jers jelang laga melawan Dewa United, dikutip Sabtu (31/10).
“Memang tidak bisa dihindari karena stadion dengan kualitas lapangan yang bagus sedang direnovasi,” sambungnya.
Dengan begitu, Persija akan memainkan laga kandang mereka di JIS akibat SUGBK menjalani renovasi. Shin Tae-yong menyadari bahwa kualitas lapangan menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi permainan anak asuhnya.
Baca Juga:Prediksi Skor Persija Jakarta vs Dewa United, Alexander Jeremejeff Jadi Ancaman Banten Warriors
Karena itu, Shin Tae-yong berharap pengelola JIS segera melakukan pembenahan, mulai dari permukaan lapangan hingga kualitas rumput. Dia ingin Macan Kemayoran tetap bisa tampil maksimal sekaligus menyuguhkan pertandingan yang menghibur bagi para pendukung.
“Namun, saya berharap kondisi lapangan JIS bisa segera diperbaiki agar kami dapat memberikan penampilan terbaik kepada para suporter di lapangan yang layak,” ucap Shin Tae-yong.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022