
Bus Persib Bandung alami insiden di Thailand (dok. @liga1hub)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan waktu satu pekan kepada I.League selaku operator kompetisi dan klub untuk menyepakati langkah konkret guna meningkatkan keamanan suporter. Ia bahkan mengancam kembali larangan suporter tandang jika kericuhan dan aksi penyerangan antasuporter masih terjadi.
Ancaman tersebut disampaikan setelah dua insiden penyerangan terjadi dalam rentang waktu kurang dari 24 jam. Rombongan Persib Bandung U-18 diserang oleh oknum suporter di Batang, Jawa Tengah, sedangkan bus suporter Persija Jakarta yang tergabung dalam Jakmania Cikampek menjadi sasaran pelemparan benda keras di Tol Palikanci, Jawa Barat.
"Ya, saya akan kasih kesempatan liga, klub untuk bersepakat satu minggu ini. Kalau tidak ada kesepakatan, ya kami PSSI akan intervensi, ya jangan-jangan tidak ada lagi, ya suporter away lagi," kata Erick saat ditemui wartawan di Jakarta, dikutip Rabu (14/10).
Baca Juga:Kericuhan Suporter, Erick Thohir Kasih Waktu Seminggu ke Klub yang Berseteru untuk Bersepakat
Erick menegaskan klub dan operator memiliki tanggung jawab untuk memastikan keselamatan suporter, terutama ketika pertandingan yang melibatkan pendukung tim tamu. Menurutnya, kebijakan suporter tandang harus diimbangi dengan komitmen seluruh pihak untuk menjaga keamanan baik di dalam maupun luar lapangan.
"Tentu konteks itu satu hal, konteks yang lain ketika terjadi penyerangan, ya, apakah yang suporter oknum, saya tidak mau bicara suporter, oknum suporter menyerang sebuah bis, ya, yang saya lihat itu sudah menjurus kriminalitas," ujarnya.
Erick juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pemain muda yang berlaga di kompetisi EPA. Menurutnya, seluruh klub harus menjamin keamanan para pemain ketika melakukan perjalanan untuk bertanding di markas lawan.
"Nah, ini harus kita proteksi, ya, apalagi yang diserang Elite Pro Akademi, ya, yang mungkin masa depan pembinaan pemain kita, dan saya tidak bicara ini Elite Pro Akademi klub mana, semua klub kita harus lindungi karena mereka kan bertanding juga ke klub-klub lain. Nah, ini kita harus lindungi," terang Erick.
Selain itu, Erick juga akan mendorong sanksi pengurangan poin bagi klub yang tidak mampu menjaga suporternya. Ia menegaskan langkah tegas diperlukan agar kekerasan tidak kembali terjadi.
"Dan saya akan mendorong klub-klub yang tidak bisa menjaga suporternya, pengurangan poin sekarang. Tapi saya kasih kesepakatan dulu, ya, cuman kita akan lakukan tindak tegas pastinya," ucap Erick.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Newcastle Jets vs Gamba Osaka di AFC Champions League Elite: Tim Tamu Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Newcastle Jets vs Gamba Osaka: Pertahanan Rapuh Tuan Rumah Jadi Celah!
Prediksi Skor Pohang Steelers vs Johor Darul Ta’zim: Harimau Selatan Siap Terkam Tuan Rumah
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan: The Imperial Guards Terancam Tertahan
Prediksi Skor Kyoto Sanga vs Ratchaburi: Duel Tim Pesakitan Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: Rekor Pertemuan Jadi Modal Tuan Rumah
Prediksi Skor Tenerife vs Girona: Tamu Incar Tiga Poin, Tuan Rumah Tertekan
Prediksi Skor Buriram United vs Beijing Guoan di AFC Champions League Elite: Duel Berujung Imbang
TPG Guru Non-ASN Belum Cair, PGRI Desak Kemendikdasmen dan Kemenkeu Berikan Kepastian
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022