
Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Cabor dalam memberikan dukungan kepada atlet Indonesia yang berlaga di Asian Games 2026. (Kemenpora)
JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, mendorong pembaruan Undang-Undang Kepemudaan untuk memperjelas arah dan masa depan generasi muda Indonesia menjelang 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028.
Erick berharap melalui pembaruan regulasi tersebut, pembangunan kepemudaan lebih terarah dan mampu mengoptimalkan bonus demografi demi kemajuan bangsa Indonesia.
“Harapannya, pada 2028 kita sudah memiliki gambaran yang jelas mengenai masa depan kepemudaan nasional,” kata Erick di kantor Kemenpora, dikutip Rabu (14/10).
Baca Juga:Kericuhan Suporter, Erick Thohir Kasih Waktu Seminggu ke Klub yang Berseteru untuk Bersepakat
Erick menilai pembaruan UU Kepemudaan diperlukan untuk memperjelas arah kebijakan sekaligus memastikan bonus demografi memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki generasi muda harus dikelola dengan baik agar tidak justru memunculkan persoalan baru.
“Bonus demografi yang kita alami saat ini harus benar-benar menjadi bonus secara nyata, bukan justru kontraproduktif dan menimbulkan berbagai permasalahan yang menghambat perkembangan bangsa,” ujarnya.
Salah satu tantangan yang menjadi perhatian Erick adalah memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan ketersediaan lapangan kerja bagi generasi muda. Kesiapan tersebut dinilai penting agar bonus demografi dapat menjadi peluang untuk mendorong kemajuan Indonesia.
Untuk mendukung pengembangan pemuda, Kemenpora juga menyiapkan sejumlah program, termasuk Indonesia Youth Summit dan program magang bagi organisasi Cipayung Plus. Program magang tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan para pemuda sehingga memiliki perspektif yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang politik, tetapi juga ekonomi.
“Ini yang ingin kami dorong agar tokoh-tokoh pemuda ke depan tidak hanya memiliki perspektif politik, tetapi juga perspektif ekonomi,” ujar Erick.
Selain itu, Erick menilai pembaruan UU Kepemudaan perlu membahas batasan usia pemuda. Ia mengusulkan agar batas usia kepemudaan dipertimbangkan mulai dari tingkat kelas I SMP hingga usia 35 atau 40 tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022