
Persita Tangerang mengoleksi delapan poin dari empat pertandingan awal Super League 2026/27. Carlos Pena masih menyoroti peluang terbuang dan kegagalan tim mempertahankan keunggulan. (Dok. Persita)
JawaPos.com – Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, belum sepenuhnya puas dengan penampilan timnya dalam empat pertandingan awal Super League 2026/27. Ia menilai Pendekar Cisadane masih perlu memperbaiki sejumlah aspek, terutama dalam memaksimalkan peluang dan mempertahankan keunggulan.
Dalam empat laga tersebut, Persita menghadapi situasi yang berbeda-beda. Mereka harus berjuang hingga menit akhir untuk mengamankan kemenangan saat menjamu Java United FC dan Garudayaksa FC.
Sementara itu, dalam dua laga tandang melawan PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar, Persita gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas bermain imbang. Laga kontra PSIM berakhir 1-1, sedangkan pertandingan melawan PSM tuntas dengan skor 2-2.
Pena menilai hasil dari kedua pertandingan tersebut tidak bisa disamakan. Saat menghadapi PSIM, Persita sebenarnya memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan setelah unggul 1-0. Namun, kesempatan tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
“Menurut saya jika kita menganalisa pertandingan-pertandingan tersebut situasinya berbeda-beda. Saat di Yogyakarta, ketika kami bermain imbang setelah sempat unggul atau lebih tepatnya saat itu skornya 1-0 kami memiliki peluang emas untuk mencetak gol kedua. Kami benar-benar punya peluang bagus. Namun pada akhirnya, kami gagal mempertahankan keunggulan tersebut,” ujar Pena, dikutip dari laman resmi iLeague.
Situasi berbeda terjadi saat Persita bertandang ke markas PSM Makassar. Pelatih asal Spanyol itu menilai timnya mampu mengendalikan pertandingan dan tidak banyak memberikan peluang emas kepada lawan.
Menurut Pena, Persita seharusnya bisa membawa pulang tiga poin dari pertandingan tersebut. Ia juga menyoroti kegagalan timnya mencetak gol tambahan untuk mengunci kemenangan.
“Menurut saya, hasil imbang itu tidak adil karena kami layak memenangkan pertandingan tersebut. Kami sempat memiliki waktu dua puluh menit di mana kami bisa saja mengunci kemenangan,” kata Pena.
Evaluasi tersebut menjadi pekerjaan rumah Persita menjelang pertandingan berikutnya. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada pekan kelima Super League 2026/27.
Kemenangan 2-1 atas Garudayaksa FC pada pertandingan terakhir membawa Persita mengoleksi delapan poin dari empat laga. Mereka menempati peringkat kelima klasemen sementara, terpaut empat poin dari Persija yang berada di puncak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022