Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Oktober 2026 | 04.30 WIB

Persita Belum Puas, Carlos Pena Soroti Masalah Penting Jelang Hadapi Persija

Persita Tangerang mengoleksi delapan poin dari empat pertandingan awal Super League 2026/27. Carlos Pena masih menyoroti peluang terbuang dan kegagalan tim mempertahankan keunggulan. (Dok. Persita) - Image

Persita Tangerang mengoleksi delapan poin dari empat pertandingan awal Super League 2026/27. Carlos Pena masih menyoroti peluang terbuang dan kegagalan tim mempertahankan keunggulan. (Dok. Persita)

JawaPos.com – Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, belum sepenuhnya puas dengan penampilan timnya dalam empat pertandingan awal Super League 2026/27. Ia menilai Pendekar Cisadane masih perlu memperbaiki sejumlah aspek, terutama dalam memaksimalkan peluang dan mempertahankan keunggulan.

Dalam empat laga tersebut, Persita menghadapi situasi yang berbeda-beda. Mereka harus berjuang hingga menit akhir untuk mengamankan kemenangan saat menjamu Java United FC dan Garudayaksa FC.

Sementara itu, dalam dua laga tandang melawan PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar, Persita gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas bermain imbang. Laga kontra PSIM berakhir 1-1, sedangkan pertandingan melawan PSM tuntas dengan skor 2-2.

Pena menilai hasil dari kedua pertandingan tersebut tidak bisa disamakan. Saat menghadapi PSIM, Persita sebenarnya memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan setelah unggul 1-0. Namun, kesempatan tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

“Menurut saya jika kita menganalisa pertandingan-pertandingan tersebut situasinya berbeda-beda. Saat di Yogyakarta, ketika kami bermain imbang setelah sempat unggul atau lebih tepatnya saat itu skornya 1-0 kami memiliki peluang emas untuk mencetak gol kedua. Kami benar-benar punya peluang bagus. Namun pada akhirnya, kami gagal mempertahankan keunggulan tersebut,” ujar Pena, dikutip dari laman resmi iLeague.

Situasi berbeda terjadi saat Persita bertandang ke markas PSM Makassar. Pelatih asal Spanyol itu menilai timnya mampu mengendalikan pertandingan dan tidak banyak memberikan peluang emas kepada lawan.

Menurut Pena, Persita seharusnya bisa membawa pulang tiga poin dari pertandingan tersebut. Ia juga menyoroti kegagalan timnya mencetak gol tambahan untuk mengunci kemenangan.

“Menurut saya, hasil imbang itu tidak adil karena kami layak memenangkan pertandingan tersebut. Kami sempat memiliki waktu dua puluh menit di mana kami bisa saja mengunci kemenangan,” kata Pena.

Evaluasi tersebut menjadi pekerjaan rumah Persita menjelang pertandingan berikutnya. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada pekan kelima Super League 2026/27.

Kemenangan 2-1 atas Garudayaksa FC pada pertandingan terakhir membawa Persita mengoleksi delapan poin dari empat laga. Mereka menempati peringkat kelima klasemen sementara, terpaut empat poin dari Persija yang berada di puncak.

Editor: Hendra
Sumber: iLeague
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore