Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 September 2026 | 09.00 WIB

Persebaya Kehilangan Kemenangan, Bernardo Tavares Soroti Koordinasi Lini Belakang

Persebaya ditahan Garudayaksa FC 1-1. Bernardo Tavares menyoroti koordinasi lini belakang saat menghadapi situasi bola mati. (Dok. Persebaya) - Image

Persebaya ditahan Garudayaksa FC 1-1. Bernardo Tavares menyoroti koordinasi lini belakang saat menghadapi situasi bola mati. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin dengan Garudayaksa FC setelah bermain imbang 1-1 pada pekan ketiga Super League 2026/27 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9).

Hasil tersebut cukup disayangkan bagi Persebaya. Bajul Ijo sempat berada dalam posisi untuk mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri, tetapi keunggulan mereka sirna setelah Garudayaksa FC mencetak gol penyeimbang pada babak kedua.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyoroti koordinasi lini belakang saat menghadapi situasi bola mati. Menurutnya, gol Garudayaksa FC sebenarnya dapat dicegah jika para pemain bertahan lebih cepat membaca situasi dan memberikan tekanan.

Gol tersebut berawal dari skema sepak pojok pendek. Tavares menilai barisan pertahanan Persebaya tidak bergerak secara serempak sehingga memberikan ruang bagi pemain lawan untuk mengirimkan umpan ke area tiang jauh.

“Kami kebobolan melalui set pieces. Saat situasi sepak pojok pendek, lini pertahanan kami tidak bergerak maju secara serempak. Kami seharusnya lebih agresif dalam menekan pemain yang menguasai bola,” ujar Tavares dilansir iLeague.

Pelatih asal Portugal itu menyebut Garudayaksa FC tidak banyak menciptakan peluang sepanjang babak kedua. Karena itu, Tavares merasa hasil imbang menjadi sesuatu yang mengecewakan karena Persebaya sebenarnya mampu mengontrol sejumlah aspek pertandingan.

“Sayangnya, kami membiarkan mereka melepaskan umpan ke tiang jauh yang berujung gol. Itulah peluang yang mereka miliki di babak kedua,” imbuhnya.

Tambahan satu poin membuat Persebaya kini mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan. Bajul Ijo menempati posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League 2026/27 dengan catatan satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Setelah pertandingan tersebut, Persebaya memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum kembali bertanding setelah jeda internasional.

Koordinasi pertahanan, terutama ketika menghadapi skema bola mati, menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu dibenahi.

Editor: Hendra
Sumber: iLeague
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore