
Persebaya ditahan Garudayaksa FC 1-1. Bernardo Tavares menyoroti koordinasi lini belakang saat menghadapi situasi bola mati. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin dengan Garudayaksa FC setelah bermain imbang 1-1 pada pekan ketiga Super League 2026/27 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9).
Hasil tersebut cukup disayangkan bagi Persebaya. Bajul Ijo sempat berada dalam posisi untuk mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri, tetapi keunggulan mereka sirna setelah Garudayaksa FC mencetak gol penyeimbang pada babak kedua.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyoroti koordinasi lini belakang saat menghadapi situasi bola mati. Menurutnya, gol Garudayaksa FC sebenarnya dapat dicegah jika para pemain bertahan lebih cepat membaca situasi dan memberikan tekanan.
Gol tersebut berawal dari skema sepak pojok pendek. Tavares menilai barisan pertahanan Persebaya tidak bergerak secara serempak sehingga memberikan ruang bagi pemain lawan untuk mengirimkan umpan ke area tiang jauh.
“Kami kebobolan melalui set pieces. Saat situasi sepak pojok pendek, lini pertahanan kami tidak bergerak maju secara serempak. Kami seharusnya lebih agresif dalam menekan pemain yang menguasai bola,” ujar Tavares dilansir iLeague.
Pelatih asal Portugal itu menyebut Garudayaksa FC tidak banyak menciptakan peluang sepanjang babak kedua. Karena itu, Tavares merasa hasil imbang menjadi sesuatu yang mengecewakan karena Persebaya sebenarnya mampu mengontrol sejumlah aspek pertandingan.
“Sayangnya, kami membiarkan mereka melepaskan umpan ke tiang jauh yang berujung gol. Itulah peluang yang mereka miliki di babak kedua,” imbuhnya.
Tambahan satu poin membuat Persebaya kini mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan. Bajul Ijo menempati posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League 2026/27 dengan catatan satu kemenangan dan dua hasil imbang.
Setelah pertandingan tersebut, Persebaya memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum kembali bertanding setelah jeda internasional.
Koordinasi pertahanan, terutama ketika menghadapi skema bola mati, menjadi salah satu pekerjaan rumah yang perlu dibenahi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022