
Kiper Dewa United Sonny Stevens. (Dok. Dewa United)
JawaPos.com - Dewa United bertamu ke kandang Borneo FC di pekan kelima Super League di Stadion Segiri, Rabu (16/9) pukul 15.30 WIB.
Laga kali ini memang dimainkan lebih awal. Sebab, Borneo FC akan tampil di kompetisi Asia saat laga melawan Dewa United.
Sonny Stevens memastikan Dewa United sudah menjalani persiapan dengan baik meski waktu pemulihan hanya satu hari.
Para pemain juga sangat fokus untuk melawan Borneo FC.
"Persiapan kami berjalan dengan baik. Seperti yang disampaikan pelatih, kami hanya memiliki waktu satu hari untuk memulihkan kondisi setelah pertandingan sebelumnya, kemudian langsung mengalihkan fokus ke laga menghadapi Borneo," kata Sonny Stevens yang dikutip laman resmi Borneo FC, Selasa (15/9).
Kiper 34 tahun tersebut menilai Borneo FC adalah tim yang sangat teroganisir. Stevens juga melihat tim tuan rumah memiliki pemain berkualitas.
Baca Juga:Kevin Hansen Jadi Brand Ambassador, FIA Rallycross World Cup 2026 Siap Digelar di Sirkuit Ancol
"Kami tahu mereka adalah tim yang sangat terorganisasi. Borneo kami tahu memiliki pemain dengan kualitas yang baik dan diisi banyak pemain berkualitas," jelas Stevens.
Meskipun demikian, kiper asal Belanda tersebut ingin Dewa United bisa memanfaatkan celah Borneo FC.
"Jadi, tugas kami adalah memanfaatkan celah atau kelemahan kecil yang mereka miliki dan meraih kemenangan pada pertandingan besok," pungkas Sonny Stevens.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022