
Pemain Borneo FC, Juan Villa. Borneo FC membidik kemenangan perdana saat menghadapi Persijap Jepara. Mauro Jeronimo meminta Pesut Etam lebih tajam dan efisien. (Istimewa)
JawaPos.com – Borneo FC Samarinda bertekad bangkit saat melakoni laga tandang melawan Persijap Jepara pada pekan kedua kompetisi BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini. Kedua tim sama-sama mengusung misi kebangkitan setelah menelan hasil minor pada laga pembuka pekan lalu. Pesut Etam dipaksa menyerah 0-1 di kandang sendiri oleh Persija Jakarta, sementara Persijap takluk dua gol tanpa balas di markas Madura United.
Pelatih Kepala Borneo FC, Mauro Jeronimo, menegaskan bahwa peningkatan efisiensi menjadi kunci mutlak bagi anak asuhnya untuk mencuri poin penuh di Jepara. Secara umum, ia menilai skema permainan tim sudah berjalan cukup positif, terutama dalam hal penguasaan bola dan penciptaan peluang.
"Penilaian terbesar adalah bahwa kami harus lebih efisien. Kami menciptakan jauh lebih banyak peluang dan kesempatan dibanding Persija, dan dari kesempatan itu kami harus memasukkan bola ke gawang," tegas Mauro.
Di sektor pertahanan, pelatih asal Portugal tersebut memberikan apresiasi kepada lini belakang yang mampu meredam hampir seluruh skema serangan lawan. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang timnya dinilai murni lahir dari kualitas penyelesaian akhir penyerang lawan.
"Secara defensif kami bermain sangat baik. Sayangnya mereka punya satu kesempatan dan menutupnya dengan sangat bagus dari pemain nomor sembilan mereka. Namun, kami bisa mengendalikan hampir seluruh serangan," imbuhnya.
Mauro mengingatkan bahwa perjalanan kompetisi masih sangat panjang dan timnya berada di fase awal pembentukan. Adaptasi taktik serta penguatan mentalitas bertanding menjadi fokus utama pembenahan sepanjang sesi latihan sepekan terakhir.
Di kubu tuan rumah, Pelatih Kepala Persijap Juan Cortes menyadari ada sejumlah celah permainan yang wajib segera diperbaiki. Kendati demikian, modal positif dari laga perdana tetap dipegang sebagai bahan evaluasi menghadapi Pesut Etam.
"Saya pikir ini adalah pertandingan pertama yang sulit, terutama karena kami bermain tandang. Kami baru bekerja bersama selama beberapa minggu, jadi masih banyak hal yang harus ditingkatkan," ujar Juan Cortes.
Dengan waktu persiapan yang terbilang mepet, manajemen kebugaran pemain menjadi prioritas utama Laskar Kalinyamat. Sesi latihan dipecah antara pemulihan intensif bagi pemain starter dan penguatan taktik bagi pemain pengganti.
Juan Cortes tidak menampik kualitas Borneo FC sebagai salah satu kekuatan tangguh di kasta tertinggi. Namun, atmosfer bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bumi Kartini diyakini bakal menyuntikkan energi tambahan bagi pasukannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022