Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2026 | 07.05 WIB

Persebaya ke Final Usai Tekuk Arema FC, Bernardo Tavares Fokus Matangkan Tim Jelang Kompetisi

Persebaya Surabaya maju ke final Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Arema FC 1-0 pada laga semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8) malam. (Istimewa) - Image

Persebaya Surabaya maju ke final Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Arema FC 1-0 pada laga semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8) malam. (Istimewa)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya memastikan langkah ke partai final Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Arema FC dengan skor 1-0 pada laga semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8) malam. Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak kapten tim, Yuran Fernandes, lewat sundulan menjelang turun minum.

Kemenangan tersebut mengantarkan Persebaya bertemu Persib Bandung di partai puncak. Sebelumnya, Persib lebih dulu memastikan tiket final setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1.

Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan untuk menjaga ritme permainan. Reza Arya dipercaya menggantikan Ernando Ari di bawah mistar, sementara Ricky Pratama masuk menggantikan Rachmat Irianto.

Tertinggal satu gol membuat Arema FC tampil lebih agresif. Tim berjuluk Singo Edan terus menekan sejak awal babak kedua demi mencari gol penyama kedudukan. Sejumlah peluang sempat tercipta, namun pertahanan Persebaya tampil disiplin.

Pada menit ke-48, Yuran Fernandes kembali menjadi sosok penting. Bek asal Tanjung Verde itu berhasil menyapu bola di depan gawang saat Arema FC menciptakan peluang berbahaya.

Tiga menit berselang, Yann Mabella juga melakukan intersep krusial untuk memutus serangan lawan. Meski lebih banyak mendapat tekanan, Persebaya tetap mampu memberikan ancaman. Pada menit ke-54, Miguel Pereira melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti. Namun, bola masih bisa diamankan kiper Arema FC.

Peluang kembali hadir lima menit kemudian melalui Jefferson Silva. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti mengarah ke gawang, tetapi kembali berhasil digagalkan penjaga gawang lawan.

Momentum pertandingan berubah pada menit ke-66. Arema FC harus bermain dengan 10 orang setelah salah satu pemain belakangnya menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Miguel Pereira.

Keunggulan jumlah pemain membuat Persebaya lebih leluasa menguasai jalannya pertandingan. Meski demikian, Arema FC tidak menyerah dan tetap berusaha menekan hingga memasuki menit-menit akhir.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore