Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 13.20 WIB

Amarzukih Resmi Jadi Asisten Pelatih Persija EPA, Siap Cetak Macan Muda Bermental Juara ke Tim Utama

Mantan pemain Persija Amarzukih bergabung sebagai asisten pelatih tim Elite Pro Academy (EPA) menghadapi musim kompetisi yang baru. (Istimewa) - Image

Mantan pemain Persija Amarzukih bergabung sebagai asisten pelatih tim Elite Pro Academy (EPA) menghadapi musim kompetisi yang baru. (Istimewa)

JawaPos.com - Persija Jakarta kembali memperkuat sektor pembinaan usia muda dengan menghadirkan sosok yang sudah tidak asing bagi publik Macan Kemayoran. Mantan pemain Persija, Amarzukih, resmi bergabung sebagai asisten pelatih tim Elite Pro Academy (EPA) untuk menghadapi musim kompetisi yang baru.

Penunjukan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier Amarzukih. Setelah bertahun-tahun berkiprah sebagai pemain profesional di atas lapangan, kini dia mengambil tanggung jawab baru dari sisi kepelatihan. 

Perubahan peran itu membuatnya harus beradaptasi, mulai dari menyusun program latihan hingga mendampingi proses perkembangan para pemain muda. Amarzukih mengaku ingin memanfaatkan seluruh pengalaman yang diperolehnya selama berkarir sebagai pesepak bola profesional untuk membantu membentuk generasi penerus Persija

Menurut dia, pembinaan pemain muda tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik, tetapi juga pembentukan karakter dan mental bertanding. Dia berharap para pemain Persija EPA memiliki semangat juang tinggi, disiplin, serta rasa bangga saat mengenakan lambang Persija di dada.

Dia menyatakan, membela Macan Kemayoran merupakan impian sejak kecil sehingga nilai tersebut ingin ditanamkan kepada seluruh pemain muda. "Dulu saya sebagai pemain dan pelaksana di lapangan, sekarang saya berada di pinggir lapangan. Saya ingin apa yang saya dapatkan dulu sebagai pemain saya tuangkan ke Macan Muda, semoga mereka bisa berkembang, mempunyai mental dan karakter yang kuat, sehingga bisa menembus Tim Utama," ujar Amarzukih.

Dia menjelaskan, salah satu tantangan terbesar dalam pembinaan pemain muda adalah menjaga konsistensi. Banyak pemain berbakat, tetapi tidak semuanya mampu mempertahankan performa dan mental ketika menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Karena itu, Amarzukih ingin hadir bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga sebagai mentor yang mampu memberikan motivasi dan pengalaman nyata kepada para pemain.  Dia berharap para pemain memahami bahwa kerja keras setiap hari menjadi kunci untuk mendapatkan kesempatan bermain di level profesional.

Selain fokus mengembangkan individu pemain, Persija EPA juga memiliki target mempertahankan prestasi yang diraih pada musim sebelumnya. Status juara tentu menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh tim untuk kembali tampil kompetitif sepanjang kompetisi berlangsung.

Meski demikian, Amarzukih menilai trofi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan akademi. Baginya, keberhasilan terbesar adalah ketika para pemain muda mampu menembus skuad utama Persija dan berkembang menjadi pemain yang dapat bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore