
Mantan pemain Persija Amarzukih bergabung sebagai asisten pelatih tim Elite Pro Academy (EPA) menghadapi musim kompetisi yang baru. (Istimewa)
JawaPos.com - Persija Jakarta kembali memperkuat sektor pembinaan usia muda dengan menghadirkan sosok yang sudah tidak asing bagi publik Macan Kemayoran. Mantan pemain Persija, Amarzukih, resmi bergabung sebagai asisten pelatih tim Elite Pro Academy (EPA) untuk menghadapi musim kompetisi yang baru.
Penunjukan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan karier Amarzukih. Setelah bertahun-tahun berkiprah sebagai pemain profesional di atas lapangan, kini dia mengambil tanggung jawab baru dari sisi kepelatihan.
Perubahan peran itu membuatnya harus beradaptasi, mulai dari menyusun program latihan hingga mendampingi proses perkembangan para pemain muda. Amarzukih mengaku ingin memanfaatkan seluruh pengalaman yang diperolehnya selama berkarir sebagai pesepak bola profesional untuk membantu membentuk generasi penerus Persija.
Baca Juga:Andritany Ardhiyasa Perpanjang Kontrak Bersama Persija Jakarta, Targetnya Masih Sama: Juara!
Menurut dia, pembinaan pemain muda tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik, tetapi juga pembentukan karakter dan mental bertanding. Dia berharap para pemain Persija EPA memiliki semangat juang tinggi, disiplin, serta rasa bangga saat mengenakan lambang Persija di dada.
Dia menyatakan, membela Macan Kemayoran merupakan impian sejak kecil sehingga nilai tersebut ingin ditanamkan kepada seluruh pemain muda. "Dulu saya sebagai pemain dan pelaksana di lapangan, sekarang saya berada di pinggir lapangan. Saya ingin apa yang saya dapatkan dulu sebagai pemain saya tuangkan ke Macan Muda, semoga mereka bisa berkembang, mempunyai mental dan karakter yang kuat, sehingga bisa menembus Tim Utama," ujar Amarzukih.
Dia menjelaskan, salah satu tantangan terbesar dalam pembinaan pemain muda adalah menjaga konsistensi. Banyak pemain berbakat, tetapi tidak semuanya mampu mempertahankan performa dan mental ketika menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Karena itu, Amarzukih ingin hadir bukan hanya sebagai pelatih, tetapi juga sebagai mentor yang mampu memberikan motivasi dan pengalaman nyata kepada para pemain. Dia berharap para pemain memahami bahwa kerja keras setiap hari menjadi kunci untuk mendapatkan kesempatan bermain di level profesional.
Selain fokus mengembangkan individu pemain, Persija EPA juga memiliki target mempertahankan prestasi yang diraih pada musim sebelumnya. Status juara tentu menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh tim untuk kembali tampil kompetitif sepanjang kompetisi berlangsung.
Meski demikian, Amarzukih menilai trofi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan akademi. Baginya, keberhasilan terbesar adalah ketika para pemain muda mampu menembus skuad utama Persija dan berkembang menjadi pemain yang dapat bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
