Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Juli 2026 | 00.41 WIB

PSSI Beri Lampu Hijau Cabut Larangan Suporter Away di Super League Musim Depan

Ketua Umum PSSI Erick Thohir beri lampu hijau suporter away pada super league musim depan. (PSSI) - Image

Ketua Umum PSSI Erick Thohir beri lampu hijau suporter away pada super league musim depan. (PSSI)

JawaPos.com - Ketum PSSI Erick Thohir memberi lampu hijau untuk mencabut larangan suporter away pada Super League 2026/2027. Dia mengungkapkan bahwa aturan tersebut akan dilonggarkan, tapi tetap disertai dengan sejumlah syarat yang perlu dipenuhi klub dan suporter.

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 menjadi pemicu larangan kehadiran suporter tim tamu. Tragedi yang merenggut sekitar 135 korban jiwa itu menjadi salah satu tragedi besar dalam sepak bola dunia, sehingga mendapat perhatian khusus dari FIFA.

Sejak saat itu, PSSI dan I.League selaku operator kompetisi sepakat untuk melarang keras suporter tim tamu untuk hadir dalam laga tandang. Jika terdapat suporter yang nekat hadir dalam laga tandang, PSSI dengan tegas memberikan sanksi kepada klub yang bersangkutan.

Setelah hampir empat tahun berlalu, regulasi mengenai larangan suporter tim tamu mulai mendapat kelonggaran. Larangan suporter tim tamu kemungkinan akan dicabut pada kompetisi Super League 2026/2027.

Erick mengungkapkan bahwa I.League telah melakukan diskusi dengan PSSI terkait kehadiran suporter tim tamu pada kompetisi musim depan. Dia pun menyampaikan bahwa FIFA telah memberikan kelonggaran, namun tetap mengingatkan tragedi yang pernah terjadi di sepak bola Indonesia.

“Liga (I.League) sudah bicara dengan kami, mereka coba dilakukan pada saat nanti liga. Kami dari PSSI sudah coba bicara dengan FIFA tentunya. FIFA memberi catatan yang cukup kompleks dan mengingatkan bahwa noda hitam yang pernah terjadi di Indonesia mengenai sepak bola kita, dan itu juga di dunia, harus tetap diingat,” kata Erick kepada wartawan termasuk JawaPos.com, Senin (6/7).

PSSI, kata Erick telah mengingatkan kepada I.League selaku operator kompetisi untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan FIFA. Dia juga mengingatkan kepada klub untuk tetap memberikan himbauan kepada para suporternya untuk tetap kondusif agar tragedi kelam Kanjuruhan tidak terulang kembali.

“Artinya, saya sudah ingatkan liga, PSSI sudah berupaya, FIFA terbuka, dan saya minta liga dan klub bertanggung jawab dengan tadi keputusannya kalau ini ada away dan sewaktu-waktu itu bisa dicabut kembali,” sambung Erick Thohir.

Erick menyampaikan bahwa salah satu faktor yang membuat aturan suporter tim tamu dilonggarkan karena melihat perkembangan yang ada di musim lalu. Pihaknya menilai kalau hubungan antarsuporter saat ini sudah mulai membaik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore