
Bek Persebaya Surabaya Arief Catur Pamungkas mengaku sedih setelah Timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 dan menjadikan turnamen itu sebagai sarana belajar dari pemain-pemain terbaik dunia. (Instagram @ariefcaturp)
JawaPos.com — Bek Persebaya Surabaya, Arief Catur Pamungkas, mengaku sedih setelah Timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 pada babak 32 besar usai kalah adu penalti 3-4 dari Paraguay.
Di tengah masa jeda kompetisi, pemain berusia 26 tahun itu tetap mengikuti turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai hiburan sekaligus sarana belajar sebelum menyambut musim baru.
Piala Dunia selalu memiliki tempat spesial bagi Arief Catur Pamungkas. Bek asal Mojokerto itu memanfaatkan waktu libur kompetisi untuk menikmati pertandingan-pertandingan terbaik dari berbagai negara.
Bagi pemain yang akrab disapa Catur tersebut, turnamen empat tahunan selalu menghadirkan atmosfer berbeda dibanding kompetisi lain.
Kehadiran para pemain terbaik dunia membuat setiap pertandingan menyajikan kualitas tinggi sekaligus penuh kejutan.
Arief Catur mengaku sudah lama menjadikan Timnas Jerman sebagai tim favoritnya setiap Piala Dunia berlangsung.
Ia menyukai karakter permainan Die Mannschaft yang mengutamakan kolektivitas dibanding mengandalkan kemampuan individu semata.
Menurutnya, permainan Jerman selalu menarik karena mengedepankan kerja sama tim dengan aliran bola dari kaki ke kaki.
Filosofi tersebut juga menjadi salah satu alasan dirinya terus mengikuti perjalanan Jerman dari satu turnamen ke turnamen berikutnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
