
John Herdman di Stadion Madya. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Performa Timnas Indonesia dalam beberapa bulan terakhir tidak hanya menghadirkan hasil positif di atas lapangan, tetapi juga memunculkan apresiasi terhadap sosok pelatih kepala, John Herdman.
Pelatih asal Kanada tersebut mulai mendapat banyak pujian dari suporter karena dinilai membawa pendekatan yang sederhana namun efektif dalam membangun tim.
Bukan sekadar soal kemenangan, tetapi juga perubahan identitas permainan yang mulai terlihat jelas dari pertandingan ke pertandingan.
Salah satu hal yang paling menonjol adalah keberanian Herdman melakukan rotasi pemain. Ia tidak terpaku pada nama besar atau pemain tertentu.
Baca Juga:Timnas Indonesia Tiru Metode Jepang! Pemain Cadangan Tetap Digenjot Latihan Setelah Laga Lawan Oman
Kesempatan bermain diberikan kepada banyak pemain sehingga persaingan dalam skuad tetap sehat dan regenerasi berjalan secara alami.
Selain itu, gaya bermain Timnas Indonesia juga mulai menunjukkan karakter yang lebih modern. Penguasaan bola menjadi salah satu aspek yang terus diperbaiki.
Di saat yang sama, skuad Garuda tampil lebih agresif saat kehilangan bola dengan menerapkan tekanan tinggi atau high pressing untuk merebut kembali penguasaan permainan.
Pendekatan tersebut membuat permainan Indonesia terlihat lebih kolektif. Ketergantungan kepada individu perlahan berkurang dan kerja sama antarpemain menjadi fokus utama.
Tidak sedikit suporter yang menilai hal ini sebagai salah satu perubahan paling penting yang dibawa Herdman.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
