
John Herdman di Stadion Madya. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Performa Timnas Indonesia dalam beberapa bulan terakhir tidak hanya menghadirkan hasil positif di atas lapangan, tetapi juga memunculkan apresiasi terhadap sosok pelatih kepala, John Herdman.
Pelatih asal Kanada tersebut mulai mendapat banyak pujian dari suporter karena dinilai membawa pendekatan yang sederhana namun efektif dalam membangun tim.
Bukan sekadar soal kemenangan, tetapi juga perubahan identitas permainan yang mulai terlihat jelas dari pertandingan ke pertandingan.
Salah satu hal yang paling menonjol adalah keberanian Herdman melakukan rotasi pemain. Ia tidak terpaku pada nama besar atau pemain tertentu.
Baca Juga:Timnas Indonesia Tiru Metode Jepang! Pemain Cadangan Tetap Digenjot Latihan Setelah Laga Lawan Oman
Kesempatan bermain diberikan kepada banyak pemain sehingga persaingan dalam skuad tetap sehat dan regenerasi berjalan secara alami.
Selain itu, gaya bermain Timnas Indonesia juga mulai menunjukkan karakter yang lebih modern. Penguasaan bola menjadi salah satu aspek yang terus diperbaiki.
Di saat yang sama, skuad Garuda tampil lebih agresif saat kehilangan bola dengan menerapkan tekanan tinggi atau high pressing untuk merebut kembali penguasaan permainan.
Pendekatan tersebut membuat permainan Indonesia terlihat lebih kolektif. Ketergantungan kepada individu perlahan berkurang dan kerja sama antarpemain menjadi fokus utama.
Tidak sedikit suporter yang menilai hal ini sebagai salah satu perubahan paling penting yang dibawa Herdman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022