
Mathew Baker bisa jadi pemain Timnas Indonesia termuda. (Dok. Instagram/@mat_baker09)
JawaPos.com - Mathew Baker berpeluang mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Indonesia. Bek muda yang saat ini memperkuat Melbourne City tersebut berpotensi menjadi pemain termuda yang pernah menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior apabila diturunkan dalam laga uji coba mendatang.
Nama Mathew Baker masuk dalam radar publik sepak bola nasional setelah menunjukkan perkembangan pesat bersama kelompok usia Timnas Indonesia. Pemain kelahiran Melbourne, Australia, itu kini berusia 17 tahun dan disebut memiliki peluang untuk mendapatkan kesempatan tampil bersama skuad senior.
Jika dimainkan saat menghadapi Oman, Baker akan menjalani debut pada usia 17 tahun 23 hari. Sementara apabila kesempatan pertama datang saat menghadapi Mozambik, dia akan berusia 17 tahun 27 hari.
Kedua catatan tersebut cukup untuk melampaui rekor debutan termuda Timnas Indonesia senior yang saat ini masih dipegang Arkhan Kaka. Arkhan Kaka mencatat debut bersama Timnas Indonesia senior pada tahun 2024 ketika berusia 17 tahun 3 bulan 7 hari. Rekor tersebut sebelumnya juga melewati catatan Ronaldo Kwateh yang melakukan debut pada usia 17 tahun 3 bulan 8 hari.
Dalam daftar pemain termuda yang pernah tampil untuk Timnas Indonesia senior, sejumlah nama besar juga tercatat pernah menjalani debut pada usia yang sangat muda. Asnawi Mangkualam berada di posisi ketiga dengan usia debut 17 tahun 5 bulan 17 hari. Di bawahnya terdapat legenda sepak bola Indonesia, Boaz Solossa, yang menjalani debut pada usia 18 tahun 14 hari.
Sementara itu, Bambang Pamungkas yang kemudian menjadi salah satu penyerang terbaik Indonesia sepanjang masa, melakukan debut internasional saat berusia 18 tahun 11 bulan 22 hari.
Baker sendiri merupakan pemain yang memiliki darah Indonesia dan Australia. Dia lahir di Melbourne pada 13 Mei 2009 dengan nama lengkap Mathew Ryan Sitorus Baker.
Saat ini dia terdaftar sebagai pemain Melbourne City dan berposisi utama sebagai bek kiri. Selain itu, dia juga mampu bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan.
Perjalanan karir Baker berkembang cukup cepat dalam beberapa tahun terakhir. Setelah menimba ilmu di akademi Melbourne City, dia mulai mendapatkan kesempatan bermain di level yang lebih kompetitif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022