
Panser Biru. (Istimewa)
JawaPos.com - Sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada PSIS Semarang terus memicu protes di kalangan suporter Laskar Mahesa Jenar.
Setelah mantan CEO PSIS, Yoyok Sukawi, memberikan penjelasan terkait penyebab terjadinya tunggakan gaji pemain dan pelatih, respons keras justru datang dari Ketua Panser Biru, Kepareng atau yang akrab disapa Wareng.
Sebelumnya, FIFA menjatuhkan larangan aktivitas transfer kepada PSIS Semarang selama tiga periode bursa transfer atau setara satu setengah musim kompetisi. Sanksi tersebut diberikan setelah adanya laporan terkait tunggakan gaji yang belum diselesaikan oleh klub.
Baca Juga:Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Diketahui, dua mantan pemain asing PSIS, Ruxi dan Evandro, melaporkan persoalan tersebut ke FIFA. Laporan itu kemudian berujung pada hukuman yang membuat PSIS tidak bisa mendaftarkan pemain baru hingga kewajiban kepada pihak yang bersangkutan diselesaikan.
Menanggapi situasi tersebut, Yoyok Sukawi menyebut salah satu faktor yang memengaruhi kondisi keuangan klub adalah belum cairnya dana subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Namun alasan itu tidak diterima begitu saja oleh Wareng. Melalui akun Instagram pribadinya @Kepareng_wareng, ia mempertanyakan logika di balik penjelasan tersebut.
Menurutnya, banyak klub lain yang juga mengalami keterlambatan pencairan subsidi dari PT LIB, tetapi tetap mampu memenuhi kewajiban pembayaran gaji pemain dan pelatih karena memiliki manajemen keuangan yang sehat.
Wareng bahkan menilai alasan subsidi yang belum turun tidak bisa dijadikan pembenaran atas tunggakan yang berujung laporan ke FIFA.
Ia juga menyoroti fakta bahwa yang melaporkan kasus tersebut baru pemain asing. Menurutnya, apabila seluruh pihak yang merasa dirugikan berani menempuh jalur yang sama, persoalan yang dihadapi klub bisa saja lebih besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022