
Irlan Alarancia (Abi Irlan). (JawaPos.com/Andika Rachmansyah)
JawaPos.com - Salah satu pentolan The Jakmania, Irlan Alarancia atau yang akab disapa Abi Irlan, berbicara soal sosok pelatih ideal untuk Persija Jakarta. Jika pada nantinya Mauricio Souza dipecat, Abi Irlan menyarankan manajemen Macan Kemayoran - julukan Persija Jakarta - mencari figur seperti pelatih sebelumnya, yakni Thomas Doll.
Persija Jakarta saat ini dinakhodai oleh Souza. Juru taktik asal Brasil itu bisa dikatakan memoles skuad Macan Kemayoran dengan apik. Terbukti, tim Ibu Kota tersebut saat ini dipastikan finis peringkat ketiga Super League 2025/2026.
Persija Jakarta sedang bercokol di peringkat ketiga dengan raihan 65 poin pada kompetisi yang tinggal menyisakan dua pertandingan. Macan Kemayoran dipastikan finis di posisi tersebut karena jarak poinnya sudah tak mungkin lagi dikejar oleh Dewa United yang berada di peringkat keempat dengan koleksi 53 poin.
Meski demikian, posisi Souza tidak sepenuhnya aman. Apalagi, pelatih asal Brasil itu gagal membawa Persija Jakarta juara serta berkiprah di kompetisi Asia musim depan. Ditambah, Macan Kemayoran menelan kekalahan dari sang rival Persib Bandung dalam dua pertemuan musim ini.
Sebagai The Jakmania, Abi Irlan mengungkapkan figur pelatih dan pemain selalu menjadi sorotan ketika Persija Jakarta menelan kegagalan. Namun, di satu sisi, ia mengakui bahwa sejatinya Souza terbilang sukses karena membawa Macan Kemayoran kompetitif di papan atas klasemen. Namun baginya, perombakan tetap harus dilakukan.
“Setiap tahun kan selalu yang jadi sasaran pelatih sama pemain gitu ya. Pelatih dengan segala kelemahannya kan katanya ya. Tapi gua anggap ini cukup baik bisa membawa minimal posisi Persija nggak jauh jauh banget dari tahun lalu kan,” kata Abi Irlan saat ditemui wartawan termasuk JawaPos.com, Selasa (12/5/2026).
Bicara soal perombakan pemain, Abi Irlan melihat ada beberapa sosok yang dirasa perlu dibuang. Pria berusia 52 tahun itu merasa bahwa Persija Jakarta tidak perlu dihuni oleh sepenuhnya pemain bintang, melainkan kombinasi antara pemain muda dan bintang.
“Terus buat pemain, gua nggak mendukung sepenuhnya, leg pertama bagus, putaran keduanya agak loyo, tapi nggak jelek-jelek banget juga. Cuma memang yang gua minta ke depannya udahlah cukup, nggak perlu lagi lu mengkoleksi satu skuad pemain bintang semua. Udah kombinasi aja,” sambungnya.
Abi Irlan berkaca pada Persija Jakarta era Thomas Doll. Di mana, juru taktik asal Jerman itu kerap mengorbitkan pemain muda dan dipadukan dengan pemain bintang. Hasilnya pun cukup oke, dengan membawa Macan Kemayoran finis peringkat kedua pada Liga 1 2022/2023.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022