
Mauricio Souza jelang lawan Persib (Dok. Persija Jakarta)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, bereaksi usai timnya kalah dari Persib Bandung dalam duel klasik di pekan ke-32 Super League 2025/2026. Souza kecewa berat skuadnya kalah, padahal unggul dominan dari segi statistik.
Persija Jakarta menelan kekalahan tipis 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026) sore WIB. Hasil yang cukup menyaktikan bagi kubu Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta.
Pasalnya, Persija Jakarta tampil sangat impresif dalam laga tersebut. Mereka bahkan sudah unggul lebih dulu lewat gol Alaeddine Ajaraie di menit ke-19. Tapi, Persib Bandung menunjukkan mentalitasnya dan berhasil membalikkan keadaan lewat brace Adam Alis (28’, 37’).
Pasca laga, Souza memberikan pandangannya mengenai duel klasik tersebut. Juru taktik asal Brasil itu enggan membahas hasil akhir, melainkan menyoroti statistik yang dimiliki Persija Jakarta dalam pertandingan tersebut.
Souza memberikan apresiasi kepada anak asuhnya karena tampil sangat unggul ketimbang Persib Bandung dalam pertandingan tersebut. Macan Kemayoran tercatat menguasai 66 persen penguasaan bola, dan mencatat total tembakan sebanyak 19 kali. Sementara rivalnya hanya menguasai 34 persen penguasaan bola dan hanya mencatat tujuh tembakan.
“Tim kami berusaha meraih kemenangan sejak menit pertama. Saya selalu berpatokan pada statistik pertandingan untuk menganalisis apa yang terjadi di lapangan. Tentu memiliki statistik yang lebih baik tidak berarti apa-apa, karena kami tetap harus memenangkan pertandingan,” kata Souza dalam konferensi pers usai laga kontra Persib Bandung, Minggu (10/5/2026).
“Namun, hal yang bisa kami kendalikan adalah membuat tim bermain seperti yang mereka tampilkan hari ini, bagaimana mereka menunjukkan sikap di lapangan. Kami adalah tim yang berani, yang terus bermain dengan bola sepanjang pertandingan, yang melepaskan 19 tembakan ke gawang Bandung, sementara mereka hanya punya tujuh tembakan ke gawang kami,” sambungnya.
Namun, Souza menyadari unggul dominan dalam statistik saja tidak berguna jika hasil akhirnya kekalahan. Karena itu, ia sangat tidak puas dengan kekalahan yang diderita Persija Jakarta.
“Jadi tentu saja kami tidak puas dengan hasil ini. Jelas kami tidak ingin hanya unggul dalam statistik. Tetapi angka-angka itu menjadi tolok ukur dari semua pekerjaan kami,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022