
Borneo FC kontra Persib Bandung. (Dok. Antara/M Risyal Hidayat)
JawaPos.com – Menang di laga pamungkas sembari berdoa agar Persib Bandung terjungkal. Skenario rumit dan dramatis itulah yang kini harus dihadapi Borneo FC Samarinda jika ingin merengkuh gelar juara Super League musim ini.
Hasil imbang 0-0 di markas Persijap Jepara pada pekan ke-33, Minggu (17/5), resmi mengubah status Pesut Etam dari pengendali takdir menjadi pemburu keajaiban di pekan terakhir kompetisi.
Maung Bandung unggul dua poin atas Borneo FC dan hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir untuk memastikan trofi juara.
Bagi tim asal Samarinda, satu-satunya jalan mempertahankan peluang adalah meraih kemenangan pada laga penutup musim sembari berharap Persib tumbang saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui hasil di Jepara membuat situasi timnya semakin berat. Namun, ia menegaskan perjuangan belum berakhir.
“Sekarang situasinya di papan atas memang diakui menjadi sedikit lebih sulit bagi kami. Tetapi, peluang tersebut belum sepenuhnya mustahil terwujud, karena perjuangan panjang sepanjang musim ini belum benar-benar berakhir,” ujar Fabio dikutip dari siaran pers Borneo FC.
Menurut dia, anak asuhnya sudah berupaya maksimal, tetapi terkendala efektivitas penyelesaian akhir. Ia menilai Persijap tampil disiplin dan menyulitkan sejak babak pertama.
“Persijap memainkan organisasi permainan yang sangat menarik dan menyulitkan pada babak pertama. Namun, memasuki paruh kedua kami berhasil melakukan beberapa penyesuaian strategi yang diperlukan sehingga performa permainan kami jauh membaik,” katanya.
Fabio menyebut laga berlangsung terbuka dengan peluang tercipta di kedua kubu. Borneo FC bahkan meningkatkan intensitas serangan pada akhir pertandingan untuk memburu gol kemenangan.
“Kami memiliki beberapa peluang emas di depan gawang, begitu juga dengan tim mereka. Pertandingan berjalan sangat ketat, dan di menit-menit akhir babak kedua kami bahkan mencoba menerapkan skema situasi yang sedikit lebih agresif serta berani demi memburu gol kemenangan. Namun sayang sekali, kami tetap tidak berhasil memecah kebuntuan untuk mencetak gol,” ujarnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
