
Muhammad Riyandi siap redam Persebaya Surabaya saat tandang ke markas Persis Solo dalam laga krusial di Stadion Manahan. (Persis)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya menghadapi peluang besar mencuri poin saat bertandang ke markas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5). Kiper lawan Muhammad Riyandi mengungkap kelemahan timnya dalam mengantisipasi set piece yang sudah berulang kali berujung gol. Momentum ini bisa berdampak langsung pada peluang kemenangan Green Force.
Laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 ini menjadi krusial bagi Persebaya Surabaya yang sedang dalam tren positif. Sebaliknya, Persis Solo justru datang dengan catatan buruk usai kebobolan lima gol di laga terakhir.
Kelemahan utama Persis Solo terletak pada situasi bola mati yang gagal mereka antisipasi dengan baik. Hal ini diakui langsung oleh kiper mereka setelah kekalahan telak 5-2 dari Malut United.
”Ada beberapa kesalahan yang kita buat terutama di set piece lawan yang seharusnya kita bisa antisipasi. Tapi yah ini lah sepak bola akan jadi evaluasi bagi kita, banyak gol tercipta dari set piece dan akan kita perbaiki,” ungkap Muhammad Riyandi.
Pernyataan itu bukan sekadar formalitas usai laga, tetapi cerminan masalah nyata dalam organisasi pertahanan. Dalam pertandingan tersebut, banyak gol lahir dari situasi bola mati yang seharusnya bisa diantisipasi dengan marking ketat.
Jika melihat tren, kelemahan ini bukan hal baru bagi Persis Solo. Dalam beberapa laga terakhir, mereka kerap kehilangan fokus saat menghadapi tendangan sudut maupun free kick, terutama di menit-menit krusial.
Baca Juga:Resep Gacor Duet Gustavo-Risto Terbongkar! 3 Clean Sheet Modal Persebaya Surabaya Hadapi Persis Solo
Persebaya Surabaya justru memiliki statistik yang cukup menjanjikan untuk memanfaatkan celah tersebut. Dari total 31 pertandingan, mereka mencetak rata-rata 1,6 gol per laga dengan konversi peluang mencapai 13 persen.
Selain itu, Green Force juga mencatat 5 gol dari 6 kesempatan penalti yang didapatkan musim ini. Ini menunjukkan efektivitas mereka dalam memanfaatkan peluang bola mati yang bernilai tinggi.
Dari sisi kreasi peluang, Persebaya mencatat 5,7 tendangan sudut dan 2,7 free kick per pertandingan. Angka ini cukup tinggi dan membuka peluang besar untuk mengeksploitasi kelemahan Persis Solo.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
