
Latihan PSIM. (Istimewa)
JawaPos.com–Perayaan Idul Fitri identik dengan beragam hidangan lezat yang menggoda selera. Mulai dari opor ayam, rendang, hingga aneka kue manis tersaji melimpah di meja makan.
Bagi sebagian orang, momen ini sering kali menjadi ujian dalam menjaga pola makan, termasuk bagi para atlet profesional. Kapten PSIM Jogja Reva Adi Utama, punya cara sendiri untuk tetap menikmati suasana Lebaran tanpa harus mengorbankan kondisi fisiknya.
Pemain asal Makassar itu mengaku tetap menyantap berbagai hidangan khas Idul Fitri, namun dengan porsi yang terkontrol.
“Kalau Lebaran kan memang biasanya hidangannya ayam dan daging di rumah. Tapi saya sendiri pencinta ikan, jadi sebenarnya biasa saja, tidak terlalu banyak makan,” ujar Reva dikutip dari psimjogja.id.
Meski begitu, dia tidak sepenuhnya menghindari makanan berat khas Lebaran. Opor, bakso, hingga rendang tetap dia cicipi. Kuncinya, menurut Reva, adalah menjaga porsi agar tidak berlebihan sehingga berat badan tetap stabil.
”Paling keluarga bikin opor, bakso, dan rendang. Ya dicicipi saja, yang penting berat badan jangan sampai berlebihan,” tambah Reva Adi Utama.
Selain menjaga pola makan, Reva juga menekankan pentingnya disiplin latihan selama masa libur Lebaran. Dia mengingatkan rekan-rekannya di skuad Laskar Mataram agar tidak terlena dengan waktu istirahat dan tetap menjalankan latihan mandiri.
”Meskipun kita libur, tetap latihan mandiri. Kita sebagai profesional harus tanggung jawab sama diri kita sendiri,” tegas Reva Adi Utama.
Menurut dia, para pemain senior sudah memahami kebutuhan fisik masing-masing. Dengan menjaga rutinitas latihan, mereka tidak perlu memulai dari nol saat kembali berkumpul untuk persiapan pertandingan.
Reva mengaku memiliki pelatih pribadi untuk memastikan program latihannya tetap berjalan optimal. Selama libur, dia mengisi waktu dengan latihan di gym, penguatan otot, serta sesi lari ringan.
”Kebetulan saya punya pelatih sendiri, jadi saya isi dengan gym, penguatan, sedikit lari,” ungkap Reva Adi Utama.
Kesadaran menjaga kebugaran juga ditunjukkan pemain PSIM lainnya, Fahreza Sudin. Dia menilai profesionalisme menuntut setiap pemain untuk tetap menjaga kondisi, termasuk saat libur.
