
Penyerang sayap Bali United Muhammad Rahmat (Baliutd.com/Antara)
JawaPos.com–Penyerang senior Bali United Rahmat membagikan pengalaman menjaga kondisi tubuh selama menjalani ibadah puasa Ramadhan. Bagi pemain sepak bola profesional, mengatur pola makan menjadi hal penting agar tetap bugar saat latihan maupun pertandingan.
Musim ini, tim Bali United menjalani rutinitas latihan pada sore hari, tepatnya beberapa saat sebelum waktu berbuka puasa. Jadwal tersebut membuat para pemain harus lebih cermat dalam mengatur asupan makanan, khususnya saat sahur.
Rahmat mengungkapkan bahwa menu sahur menjadi kunci utama untuk menjaga energi sepanjang hari. Dia menekankan pentingnya makanan yang mengandung protein tinggi serta cukup cairan agar tubuh tidak mudah lelah saat berlatih.
”Yang paling penting saat sahur adalah banyak konsumsi protein seperti dada ayam, telur, dan juga air mineral supaya tidak dehidrasi selama menjalani puasa. Karbohidrat juga tetap ada, tapi porsinya saya kurangi selama Ramadan,” ujar Rahmat dikutip dari baliutd.com.
Menurut dia, menjaga pola makan yang seimbang membantu dirinya tetap tampil maksimal di lapangan. Selain fokus pada jenis makanan, Rahmat juga memperhatikan kandungan gizi agar kebutuhan nutrisi sebagai atlet profesional tetap terpenuhi.
Dia menilai kombinasi protein, karbohidrat, serta kandungan lemak yang rendah menjadi formula yang tepat untuk menjaga stamina selama bulan puasa. Dengan pola makan yang tepat, pemain masih bisa menjalani latihan intensitas tinggi meskipun berpuasa.
Baca Juga: Ditahan Borneo FC 1-1, Marc Klok Akui Persib Bandung Belum Puas dengan Hasil Laga di Segiri
Selain makanan utama seperti ayam dan telur, Rahmat juga menyebut pasta sebagai salah satu menu yang sering dikonsumsi. Produk pasta seperti spaghetti menjadi pilihan karena praktis, mudah diolah, dan memiliki kandungan karbohidrat yang cukup untuk menambah energi.
Menu pasta bahkan kerap menjadi bagian dari persiapan tim sebelum pertandingan. Para pemain biasanya mengonsumsi spaghetti sekitar tiga jam sebelum laga dimulai.
Asupan tersebut dianggap mampu membantu menjaga stamina pemain sepanjang pertandingan. Selain memberikan energi tambahan, makanan dengan komposisi gizi seimbang juga membantu pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik yang intens.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
