
Skuad Persebaya Surabaya era pelatih Bernardo Tavares musim 2025/2026. (Persebaya)
JawaPos.com–Situasi tidak mudah sedang dihadapi Persebaya Surabaya pada kompetisi super league. Setelah menelan kekalahan telak dalam pertandingan terakhir, Persebaya kini harus melakukan evaluasi besar, terutama di sektor pertahanan yang dinilai tampil kurang solid.
Hasil negatif di super league tersebut menjadi perhatian serius bagi tim pelatih di bawah Bernardo Tavares. Dalam pertandingan itu, gawang Persebaya yang dijaga Ernando Ari harus kebobolan lima gol.
Situasi ini menyoroti lemahnya koordinasi lini belakang yang membuat lawan leluasa memanfaatkan ruang. Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai kekalahan tersebut bukan hanya kesalahan individu pemain. Hasil buruk di super league harus dilihat sebagai tanggung jawab bersama seluruh tim.
Baca Juga:Ditahan Borneo FC 1-1, Marc Klok Akui Persib Bandung Belum Puas dengan Hasil Laga di Segiri
Menurut Dia, dalam beberapa momen pertandingan terdapat kesalahan yang terjadi di lini pertahanan. Namun dia tidak ingin menyalahkan satu pemain tertentu karena hal itu dinilai dapat memengaruhi mental tim.
Pelatih asal Portugal itu juga menegaskan bahwa gaya bermain menyerang yang selama ini menjadi karakter Persebaya tetap akan dipertahankan. Meski demikian, tim pelatih akan berupaya meningkatkan keseimbangan antara lini depan dan lini belakang agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.
Saat tertinggal dalam pertandingan, Persebaya memang tetap mencoba tampil agresif untuk mengejar gol. Pendekatan ini sering membuka ruang di area pertahanan sehingga lawan memiliki peluang untuk melakukan serangan balik cepat.
Karena itu, dalam masa persiapan menjelang laga berikutnya, fokus utama tim pelatih adalah memperbaiki koordinasi pertahanan. Sekaligus meningkatkan komunikasi antar pemain di lapangan.
Di tengah proses evaluasi tersebut, Persebaya juga harus menghadapi konsekuensi lain dari pertandingan sebelumnya. Klub menerima sanksi dari PSSI melalui Komite Disiplin berupa denda sebesar Rp 250 juta.
Selain sanksi finansial, Tribun Utara Stadion Gelora Bung Tomo juga diputuskan untuk ditutup dalam pertandingan kandang. Tribun ini dikenal sebagai salah satu titik paling ramai dukungan dari suporter.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
