
Jefferson Silva menunjukkan mobilitas tinggi di sisi kiri saat membela Persebaya Surabaya pada Super League 20252026. (Persebaya)
JawaPos.com–Performa bek kiri anyar Persebaya Surabaya Jefferson Silva langsung mencuri perhatian sejak datang pada putaran kedua Super League 2025/2026. Dalam delapan pertandingan awal, pemain asal Brasil itu bahkan sudah menempuh jarak hampir 80 kilometer di lapangan.
Angka tersebut bukan sekadar statistik biasa bagi seorang bek kiri. Intensitas lari dan daya jelajah Jefferson Silva membuat banyak Bonek mendesak manajemen Persebaya Surabaya segera memberi kontrak jangka panjang.
Aksi Jefferson Silva juga sempat dipamerkan akun resmi Persebaya Surabaya di Instagram. Klub kebanggaan Kota Pahlawan itu menuliskan kalimat singkat yang memancing perhatian suporter.
”Straight from Brazil. 🔥Jefferson Silva ⚽,” tulis Persebaya Surabaya di kanal resmi Instagram mereka. Unggahan tersebut langsung dipenuhi komentar positif dari Bonek yang puas dengan kontribusi sang pemain.
Jefferson Silva memiliki nama lengkap Jefferson Junio Antonio da Silva. Dia lahir di Jaragua, Brasil, pada 3 Januari 1997 dan kini berusia 29 tahun.
Pemain dengan tinggi 1,76 meter tersebut berposisi sebagai bek kiri dengan kaki dominan kiri. Dia bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 10 Januari 2026 dan langsung dipercaya sebagai starter oleh pelatih Bernardo Tavares.
Nilai pasar Jefferson Silva saat ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 4,35 miliar. Meski baru bergabung, kontribusinya di sektor kiri pertahanan Persebaya Surabaya langsung terasa signifikan.
Dalam delapan pertandingan Super League 2025/2026 bersama Persebaya Surabaya, Jefferson selalu bermain sebagai starter. Dia juga mencatatkan total 720 menit bermain atau rata-rata 90 menit per pertandingan.
Dari sisi ofensif, Jefferson memang belum mencetak gol. Namun dia sudah menyumbang satu assist dengan rata-rata 0,3 tembakan per laga.
Perannya lebih terasa pada distribusi bola dari sisi kiri. Jefferson mencatat rata-rata 23,3 operan per pertandingan dengan akurasi sekitar 75 persen.
Kontribusi defensifnya juga cukup solid. Dia mencatat rata-rata 7,8 bola recovery per pertandingan dan 2,9 sapuan setiap laga.
Dalam duel perebutan bola, Jefferson mencatat 4,3 duel menang dengan persentase 41 persen. Sementara duel udara mencapai 1,6 kemenangan dengan tingkat keberhasilan 65 persen.
