
Ernando Ari bersiap mengamankan gawang Persebaya Surabaya saat menghadapi tekanan lini serang Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. (Persebaya)
JawaPos.com–Pertarungan sengit bakal tersaji saat Persebaya Surabaya bertandang ke markas Borneo FC pada pekan ke-25 Super League 2025/2026. Penjaga gawang utama Green Force, Ernando Ari, sudah menyiapkan mental baja demi menghadang ancaman lini depan tuan rumah.
Laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3) malam, diprediksi berlangsung panas sejak menit pertama. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga posisi mereka di papan klasemen.
Ernando Ari memahami betul laga tandang di kandang Pesut Etam tidak pernah mudah bagi tim mana pun. Atmosfer stadion yang kuat serta agresivitas permainan Borneo FC menjadi tantangan yang harus dihadapi Green Force sepanjang pertandingan.
Meski begitu, kiper timnas Indonesia tersebut memastikan seluruh pemain Persebaya Surabaya datang dengan kesiapan penuh. Program latihan intensif yang dijalani dalam beberapa hari terakhir menjadi modal penting menghadapi duel berat ini.
”Dari sisi pemain, kami siap seperti yang dikatakan oleh pelatih. Kami akan memberikan yang terbaik. Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik dalam latihan bersama pelatih dan rekan-rekan tim untuk pertandingan besok,” ujar Ernando dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Kepercayaan diri tersebut muncul bukan tanpa alasan. Para pemain Green Force menyadari laga ini bisa menjadi momentum penting untuk membuktikan kualitas mereka di kompetisi musim ini.
Borneo FC dikenal sebagai salah satu tim dengan lini serang paling berbahaya di Super League musim ini. Produktivitas gol mereka membuat banyak lawan harus bekerja ekstra keras untuk menghindari kebobolan.
Hingga pekan ke-24, Pesut Etam telah mengoleksi 42 gol sepanjang musim. Catatan tersebut menempatkan mereka sebagai salah satu tim paling tajam di kompetisi.
Dua nama yang paling diwaspadai tentu saja Mariano Peralta dan Juan Villa. Keduanya menjadi motor serangan Borneo FC yang kerap merepotkan lini pertahanan lawan.
Peralta dikenal memiliki naluri gol yang tinggi di kotak penalti. Sementara Villa terkenal dengan pergerakan cepat serta kemampuan menciptakan peluang dari berbagai situasi.
Ancaman dari kedua pemain tersebut membuat Ernando Ari harus berada dalam konsentrasi penuh sepanjang pertandingan. Sedikit saja kehilangan fokus bisa berujung fatal bagi pertahanan Persebaya Surabaya.
Namun Ernando menegaskan timnya tidak datang ke Samarinda hanya untuk bertahan. Green Force membawa misi besar membawa pulang tiga poin dari markas Pesut Etam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022