Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Maret 2026 | 20.55 WIB

Inferior Hadapi Borneo FC, Bernardo Tavares Ingin Persebaya Surabaya Main Positif di Stadion Segiri

Bernardo Tavares siap hadapi Borneo FC. (Dok. Persebaya) - Image

Bernardo Tavares siap hadapi Borneo FC. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com - Ujian Persebaya Surabaya belum usai usai ditahan imbang Persib Bandung Senin (2/3) lalu. Pasalnya, tim papan atas lainnya yang kini duduk di peringkat tiga, Borneo Fc akan menjadi lawan Green Force berikutnya.

Yang membuat laga ini semakin berat buat Persebaya adalah Borneo FC akan bermain di kandang sendiri, yaitu Stadion Segiri. Apalagi, Green Force punya rekor buruk saat bertandang di pusat kota Samarinda.

Mengutip dari Footystats, Persebaya hanya menang sekali selama bertandang ke Segiri. Itupun sudah cukup lama yaitu tahun 2019 lalu. Setelah itu, mereka kalah tiga kali dan hanya imbang sekali.

Menyadari timnya kerap kali inferior di Stadion Segiri, pelatih Persebaya Bernardo Tavares benar-benar mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan ini, antara lain dengan menganalisis secara mendalam terhadap agresivitas skuad asuhannya.

"Pertama-tama kami harus menganalisis permainan dan memperbaiki hal-hal yang belum berjalan dengan baik, terutama terkait peluang yang kami ciptakan dan juga peluang yang didapatkan saat lawan Persib. Di sisi lain, kami juga harus menjaga hal-hal positif yang sudah kami tampilkan di pertandingan tersebut," ucap Tavares seperti dikutip dari laman resmi klub.

Setelah menganalisis produktivitas dan finishing Persebaya, Tavares mencari celah apa saja kekurangan dari Borneo FC sehingga ia bisa memutuskan siapa saja yang akan ia mainkan.

"Kami akan menganalisis kekuatan lawan, melihat celah yang bisa kami eksplorasi, serta menentukan pemain-pemain yang paling tepat untuk diturunkan sesuai dengan karakteristik dan strategi yang ingin kami terapkan saat menghadapi Borneo," imbuhnya.

Borneo FC terkenal dengan gaya permainan cepat dan agresivitas tinggi. Maka dari itu, Tavares akan berupaya menutup ruang tembak para pemain tuan rumah untuk meminimalisir jumlah tendangan Pesut Etam ke arah pertahanan Green Force.

"Kami juga tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk menembak seperti yang terjadi di laga melawan Persib. Sebab, Borneo memiliki pemain-pemain yang sangat berbahaya dalam situasi tersebut,” tuturnya lagi.

Pelatih asal Portugal ini menyadari bahwa Borneo FC musim ini sangat berbahaya, apalagi saat mereka bermain di kandang sendiri. Namun, ia yakin timnya bisa meraih kemenngan jika Bruno Moreira CS bermain dengan positif di berbagai aspek.

"Jika kami ingin menampilkan permainan yang bagus di sana (Samarinda), kami harus mempertahankan hal-hal positif yang sudah kami tunjukkan saat menghadapi Persib kemarin. Mulai dari sikap, fokus, hingga intensitas permainan, namun dengan konsistensi yang lebih baik," pungkasnya.

Sebagai informasi, secara keseluruhan kedua tim telah bertemu sebanyak 13 kali, dimana Borneo FC unggul tipis dengan meraih lima kemenangan berbanding empat kemenangan milik Persebaya, dan empat sisanya berakhir imbang.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore