
Koko Ari saat menjalani sesi latihan Persebaya Surabaya jelang laga tandang melawan Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Absennya Catur Pamungkas karena akumulasi kartu kuning memaksa Persebaya Surabaya melakukan penyesuaian saat menghadapi Borneo FC pada Sabtu (7/3/2026) malam di Stadion Segiri Samarinda. Di posisi bek kanan, nama Koko Ari berpeluang kembali masuk starting eleven untuk mengisi lubang yang ditinggalkan rekannya.
Situasi ini bukan hal baru bagi Koko Ari sepanjang musim Super League 2025/2026. Pemain jebolan tim internal Persebaya Surabaya itu memang lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Meski begitu, setiap kesempatan bermain selalu dimanfaatkannya dengan maksimal. Perannya tetap terlihat saat tim membutuhkan stabilitas di sektor pertahanan kanan.
Hingga pekan ke-24 bersama Green Force, Koko telah mencatat delapan penampilan di kompetisi musim ini. Total waktu bermainnya mencapai sekitar 218 menit.
Dari menit bermain tersebut, kontribusi defensif Koko cukup terlihat. Ia mencatat lima tekel, empat intersep, dan empat sapuan sepanjang musim berjalan.
Statistik itu menunjukkan Koko tetap efektif ketika dipercaya tampil. Terutama dalam menjaga kedalaman lini belakang serta mempertahankan disiplin posisi.
Peran tersebut bakal sangat penting ketika Persebaya Surabaya menghadapi Borneo FC. Tim tuan rumah dikenal memiliki pola serangan agresif melalui sektor sayap.
Situasi itu membuat pemain di posisi full back harus tampil lebih disiplin. Selain kuat dalam duel, mereka juga harus mampu membaca pergerakan pemain lawan.
Ketenangan dan positioning menjadi kunci penting bagi Koko Ari jika benar dipercaya tampil sejak menit pertama. Dua aspek itu sering menjadi pembeda ketika menghadapi tim dengan intensitas serangan tinggi.
Di sesi latihan awal pekan ini, Koko terlihat mengikuti setiap program tim pelatih dengan intens. Ia berlatih dalam skema yang menuntut peran aktif full back dalam membantu serangan sekaligus disiplin saat transisi bertahan.
Pola tersebut sebenarnya bukan hal baru bagi Koko Ari. Posisi full back memang sudah menjadi habitatnya sejak lama di dalam sistem permainan Persebaya Surabaya.
Pengalaman itu membuat proses adaptasinya berjalan relatif cepat. Ia memahami kapan harus naik membantu serangan dan kapan harus tetap menjaga garis pertahanan.
Koko juga menegaskan dirinya selalu menjaga kesiapan sepanjang musim. Baginya, setiap pemain harus siap kapan pun mendapat kepercayaan dari tim pelatih.
“Semua pemain pasti ingin main sejak menit pertama. Tapi yang paling penting saya harus siap kapan pun dibutuhkan tim. Kalau memang dipercaya lawan Borneo, saya akan berikan yang terbaik,” ujar pemain jebolan tim internal Persebaya Surabaya itu.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
