Pemain Persebaya, Toni Firmansyah dihadang dua pemain Persib. (Istimewa)
JawaPos.com - Jika menyebut nama Toni Firmansyah, para Bonek hampir pasti sepakat bahwa ia lebih dikenal sebagai gelandang muda bermasa depan cerah di sektor lapangan tengah Persebaya Surabaya.
Sejak debut pada 2023 lalu saat menghadapi Persis Solo, Toni Firmansyah langsung diplot di posisi gelandang, entah itu gelandang tengah maupun gelandang bertahan. Dan perlahan-lahan ia sering menembus starting eleven, atau setidaknya selalu main meski dari bangku cadangan.
Hal itu lantaran performa Toni yang cenderung konsisten hingga musim ini. Meski baru mencetak satu gol bagi Persebaya, namun secara statistik, ia relatif tampil bagus di posisi gelandang.
Mengutip dari Sofascore, musim ini saja ia sudah tampil dalam 18 pertandingan Green Force dan mendapat nilai rata-rata sekitar 6,6. Dengan usianya yang masih 21 tahun, rating segitu tentu patut mendapat apresiasi.
Selama 18 laga tersebut, ia membukukan satu assist. Menariknya, assist perdana yang Toni buat adalah saat ia dimainkan sebagai pemain sayap ketika Persebaya menghadapi Persib Bandung kemarin (2/3) di Stadion Gelora Bung Tomo.
Selain itu, ini juga baru pertama kalinya ia dipasang sebagai pemain sayap. Ternyata strategi pelatih Persebaya, Bernardo tavares tersebut cukup jitu. Ia pun memberi alasan mengapa memasang Toni sebagai winger.
Menurutnya, Toni merupakan salah satu pemain yang punya agresivitas tinggi, kecepatan yang mumpuni, serta teknik yang sesuai kebutuhan tim.
“Dia aslinya bukan pemain sayap kanan, tapi dia menyelesaikan pertandingan di posisi tersebut,” ujar Tavares seperti dikutip dari Antara.
Sementara itu, Toni pun turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Bonek dan juga mendapat kepercayaan dari Tavares untuk menjajal posisi baru. Ia pun bertekad bisa meraih kemenangan pada laga berikutnya.
“Tentu saja ini bukan hasil yang kita inginkan, dan di pertandingan berikutnya saya berharap kami bisa mendapatkan tiga poin,” ujar pemain asli jebolan akademi Persebaya tersebut.
Toni pun menyatakan kesiapannya jika ia tidak selalu dimainkan di posisi gelandang. Baginya, selama ia dibutuhkan pelatih, dimanapun posisinya, ia akan menampilkan performa maksimal. “Saya akan tampil maksimal dan selalu siap ditempatkan di posisi mana pun,” tegasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
