Perjuangan skuad Persebaya Surabaya menghadapi Persib Bandung di Gelora Bung Tomo. (Persebaya)
JawaPos.com — Keputusan mengejutkan diambil pelatih Persebaya Surabaya saat laga panas kontra Persib Bandung di Gelora Bung Tomo, Senin malam (2/3/2026). Bernardo Tavares menarik keluar Milos Raickovic di jeda pertandingan dan langsung mengubah skema permainan Green Force.
Langkah itu sempat memantik tanda tanya publik, mengingat Milos tampil cukup rapi sepanjang 45 menit pertama. Namun, Tavares punya alasan kuat di balik keputusan taktis tersebut.
Persebaya Surabaya memang harus puas berbagi angka usai bermain imbang 2-2 melawan Persib Bandung pada pekan ke-24 Super League 2025/2026.
Sempat tertinggal, Green Force menunjukkan mental kuat hingga mampu menyamakan skor di babak kedua.
Tavares tak menutup fakta timnya sebenarnya memburu kemenangan di kandang sendiri. Namun ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang tak menyerah hingga peluit akhir berbunyi.
"Kami sebenarnya ingin menang, tapi kami harus tetap senang dengan semangat juang pemain meski hasilnya seri,” kata Tavares saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Senin malam.
Pelatih asal Portugal itu menilai pertandingan berjalan terbuka dengan peluang yang silih berganti. Kedua tim sama-sama menciptakan kesempatan berbahaya yang membuat laga berlangsung intens sejak awal.
Menurutnya, skor imbang menjadi cerminan jalannya pertandingan yang ketat. Tak ada tim yang benar-benar dominan sepanjang 90 menit.
Sorotan kemudian mengarah pada keputusan menarik Milos Raickovic yang baru bermain 46 menit. Padahal secara statistik, gelandang tersebut tampil nyaris tanpa cela di babak pertama.
Milos mencatatkan 10 umpan dan semuanya sukses dengan akurasi 100 persen. Ia juga membukukan tiga intersep, dua pelanggaran, serta satu umpan kepala dalam 46 menit bermain.
Dari catatan itu, tak sedikit yang menilai Milos tampil efektif dalam mengatur ritme permainan. Namun Tavares melihat aspek lain yang tak tertangkap sekadar angka statistik.
Ia menjelaskan pergantian dilakukan setelah Milos melakukan pelanggaran berbahaya di dekat kotak penalti pada akhir babak pertama. Situasi itu dinilai berisiko, apalagi Persib memiliki eksekutor bola mati yang berbahaya.
Tavares juga menyoroti kondisi fisik sang pemain yang mulai menurun akibat padatnya jadwal pertandingan. Faktor kebugaran menjadi pertimbangan utama agar tim tak kehilangan keseimbangan di babak kedua.
Keputusan pun diambil dengan memasukkan Gustavo Fernandes dan mendorong Risto Mitrevski lebih ke depan. Skema itu dirancang untuk meredam ancaman udara dari lini serang Persib.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
