Federico Barba memuji kemegahan Stadion Gelora Bung Tomo jelang duel panas Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya. (Persib)
JawaPos.com–Federico Barba tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada kemegahan Stadion Gelora Bung Tomo jelang duel panas melawan Persebaya Surabaya. Namun di balik rasa takjub itu, bek Persib Bandung tersebut menegaskan satu misi utama: membawa pulang tiga poin dari kandang lawan.
Persib Bandung datang ke markas Persebaya Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi pada pekan ke-24 Super League 2025/2026, Senin (2/3) malam. Tren enam kemenangan beruntun membuat Maung Bandung makin yakin bisa kembali tersenyum di laga tandang.
Catatan tandang Persib musim ini memang cukup menjanjikan. Dari sepuluh partai di luar kandang, mereka mengemas lima kemenangan, dua kali imbang, dan tiga kekalahan.
Angka itu kontras dengan performa kandang Persebaya Surabaya yang belum sepenuhnya solid. Green Force mencatat enam kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Statistik tersebut memberi gambaran peluang terbuka bagi Persib untuk mencuri poin di Kota Pahlawan. Apalagi mental tandang Marc Klok dan kolega terbukti cukup stabil sepanjang musim ini.
Federico Barba pun mengakui atmosfer pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi pengalaman menarik. Dia menyebut laga melawan salah satu klub terbesar di Indonesia selalu menghadirkan motivasi tambahan.
”Stadion yang bagus, melawan salah satu klub yang terbesar di Indonesia, jadi ini tentu bagus untuk dimainkan. Kami juga meyakini ini akan menjadi pertandingan yang sulit, karena mereka adalah tim yang berkualitas, tim yang kuat dan rapat,” sebut Federico Barba.
Pujian itu menunjukkan respek tinggi pemain asal Italia tersebut terhadap Persebaya Surabaya. Namun rasa hormat tak membuatnya gentar menghadapi tekanan ribuan Bonek di tribun.
Barba memahami betul kekuatan utama tim asuhan Bernardo Tavares terletak pada lini depan yang agresif. Kecepatan para penyerang Green Force saat melakukan serangan balik menjadi perhatian serius barisan pertahanan Persib.
Bek berpengalaman itu menilai detail kecil bisa menjadi pembeda dalam pertandingan besar seperti ini. Satu kelengahan saja berpotensi dimanfaatkan lawan untuk mengubah jalannya laga.
”Mereka memiliki pemain menyerang dengan pemain-pemain yang berkualitas. Jadi kami menduga ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Tapi kami sudah bersiap dan datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin lagi dan memenangkan pertandingan ini,” ucap Barba.
Pernyataan tersebut mempertegas ambisi Persib Bandung yang tak sekadar datang untuk bermain aman. Target kemenangan menjadi harga mati demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Kepercayaan diri itu juga berkaca pada hasil pertemuan putaran pertama. Saat bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib mampu menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang kala itu dicetak penyerang Brasil Uilliam Barros yang kini kembali menemukan sentuhan terbaiknya. Ketajaman yang sempat meredup perlahan kembali terlihat dalam laga terakhir Maung Bandung.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
