PSS Sleman. (Istimewa)
JawaPos.com - Kemenangan krusial diraih PSS Sleman saat menutup pekan ke-21 Championship 2025/2026. Bertandang ke markas Persela Lamongan, Laskar Sembada menang tipis 1-0 dalam laga yang digelar di Stadion Surajaya, Minggu (1/3/2026) malam.
Gol semata wayang dicetak Irvan Yunus Mofu saat laga baru berjalan delapan menit. Prosesnya bermula dari kerja sama rapi di sisi serangan.
Frederic Injai melepaskan umpan terukur yang langsung disontek Mofu tanpa banyak kontrol. Bola meluncur mulus ke gawang tuan rumah dan menjadi pembeda hingga peluit panjang berbunyi.
Tiga poin ini memastikan PSS tetap bertengger di puncak klasemen. Namun, Pelatih Kepala PSS, Ansyari Lubis, memilih merespons kemenangan tersebut dengan sikap realistis. Ia menilai timnya masih menyimpan sejumlah pekerjaan rumah yang tak boleh diabaikan.
“Kita bersyukur atas kemenangan hari ini. Tapi masih banyak catatan yang harus dievaluasi. Ini jadi perhatian penting bagi kami ke depan,” ujar Ansyari dalam sesi konferensi pers usai pertandingan dikutip dari pssleman.id.
Menurutnya, secara permainan PSS belum sepenuhnya konsisten sepanjang 90 menit. Setelah unggul cepat, intensitas sempat menurun dan memberi ruang bagi Persela untuk menekan. Beruntung, lini pertahanan PSS tampil disiplin dan mampu meredam peluang tuan rumah.
Ansyari juga menyoroti kondisi fisik pemain yang mulai terkuras. Laga yang berlangsung di bulan Ramadhan menjadi tantangan tersendiri. Meski begitu, ia tetap mengapresiasi daya juang para pemainnya.
“Beberapa pemain terlihat kelelahan karena situasi pertandingan di bulan Ramadhan. Tapi mereka tetap menunjukkan intensitas dan semangat tinggi. Itu hal positif yang harus kita jaga,” tambahnya.
Kemenangan ini memang mempertegas posisi PSS sebagai kandidat kuat juara. Namun, Ansyari tak ingin timnya terlena. Ia memprediksi persaingan akan semakin ketat pada pekan-pekan berikutnya, dengan lawan yang kualitasnya tak kalah tangguh.
Menurut Ansyari, evaluasi menyeluruh segera dilakukan. Fokus utama adalah menjaga konsistensi permainan, memperbaiki transisi antar lini, serta memastikan kebugaran pemain tetap terjaga.
Bagi PSS, menjaga puncak klasemen bukan sekadar soal menang, tetapi juga soal stabilitas performa. Jika ingin terus bersaing hingga akhir musim Championship 2025/2026, Laskar Sembada dituntut untuk terus berbenah dan tampil lebih solid di setiap laga.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
