
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis. (Istimewa)
JawaPos.com–Harapan PSS Sleman untuk membawa pulang kemenangan dari markas Persiba Balikpapan harus pupus pada menit-menit akhir pertandingan. Laga pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (26/4) malam, berakhir imbang 1-1 setelah Persiba mampu mencetak gol penyeimbang menjelang laga usai.
Hasil ini terasa mengecewakan bagi PSS Sleman karena mereka sebenarnya berada di atas angin. Laskar Sembada unggul jumlah pemain sejak akhir babak pertama dan sempat memimpin pertandingan pada babak kedua. Namun keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan.
Gol pembuka PSS lahir pada menit ke-73 lewat Gustavo Tocantins. Penyerang asal Brasil itu sukses memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Persiba Balikpapan.
Setelah unggul, PSS berusaha menjaga ritme permainan. Sayangnya, kelengahan di menit-menit akhir membuat mereka kehilangan dua poin penting. Persiba akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-89 melalui aksi Arsa Ramadan Ahmad yang berhasil menuntaskan peluang di depan gawang.
Pelatih kepala PSS Sleman Ansyari Lubis dikutip dari pssleman.id mengaku hasil tersebut jauh dari target yang dibawa timnya ke Balikpapan. Dia menegaskan PSS datang dengan ambisi meraih kemenangan penuh demi memperkuat posisi di papan atas klasemen.
Menurut dia, hasil imbang ini harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pemain. Dia menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama soal mental bertanding yang dinilai belum stabil dalam situasi krusial.
Selain faktor mental, Ansyari juga menyoroti performa beberapa pemain yang dianggap belum mampu tampil maksimal. Evaluasi menyeluruh disebut akan dilakukan tim pelatih agar kesalahan serupa tidak kembali terulang pada pertandingan berikutnya.
Tambahan satu poin membuat PSS Sleman masih berada di puncak klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026. Namun posisi mereka belum sepenuhnya aman karena memiliki poin yang sama dengan Persipura Jayapura dan hanya unggul selisih gol serta head to head.
Situasi tersebut membuat pertandingan berikutnya menjadi sangat penting bagi Laskar Sembada untuk memastikan posisi mereka tetap aman di jalur persaingan papan atas.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
