Aksi Bruno Moreira saat menghadapi Persijap Jepara. (Persebaya)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya lagi-lagi harus terpeleset oleh tim yang peringkatnya berada di bawah mereka. Setelah kalah dari Bhayangkara Presisi FC, akhir pekan kemarin Green Force dilibas 3-1 oleh tuan rumah Persijap Jepara.
Kekalahan ini merugikan Persebaya karena kembali gagal memperpendek jarak dengan tim-tim di atasnya agar bisa menembus papan atas. Dengan demikian, mereka stagnan di posisi lima klasemen sementara.
Pasca pertandingan, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyayangkan banyak peluang yang diciptakan skuad asuhannya tetapi gagal berujung gol. Bahkan banyak peluang tersebut tercipta di babak pertama.
”Kami memiliki dua sampai tiga peluang di babak pertama, tapi sayangnya kami buruk dalam transisi defensif. Persijap bisa mencuri gol lewat transisi ofensif,” ungkap Tavares seperti dikutip dari akun YouTube Persebaya.
Persebaya bisa dibilang kurang beruntung, pasalnya ada peluang yang tercipta namun membentur tiang, atau meluncur tipis dari tiang gawang. Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah Tavares.
”Jefferson punya peluang di babak pertama, tapi tendangannya hanya membentur tiang. Kami juga punya peluang dari tendangan Bruno Moreira, tapi melebar tipis dari tiang gawang. Juga peluang-peluang di dalam kotak penalti yang sayangnya tidak menghasilkan gol,” keluh Tavares.
Pelatih asal Portugal itu juga tidak menampik bahwa analisisnya terhadap permainan Persijap sebelumnya tidak bisa diterapkan di lapangan sehingga tim lawan malah mampu lebih berkembang.
”Transisi ofensif Persijap memang bagus dan mereka bisa memanfaatkannya dengan tendangan-tendangan akurat yang berbuah gol. Itu jujur saja membuat kami frustasi karena bisa dikatakan analisis kami terhadap permainan Persijap tidak dapat kami terapkan di lapangan, terutama dalam meredam permainan mereka,” terang Tavares.
Jika dilihat dari statistik, Green Force memang cukup dominan meski bertindak sebagai tim tamu. Namun, Persijap juga menunjukkan sikap pantang menyerah sehingga bisa mengimbangi di beberapa aspek.
Mengutip dari akun Instagram Liga 1 Match, Persebaya unggul ball possesion dengan mencatatkan 51 persen berbanding 49 persen. Bruno Moreira CS juga mencatatkan lebih banyak tendangan yaitu 13, namun hanya empat yang mengarah ke gawang.
Berbeda dengan Persijap yang bermain lebih efektif, dimana mereka mencatatkan 11 tendangan, namun lima diantaranya mengarah ke gawang, dan tiga tendangan berbuah gol. Sedangkan jumlah peluang lebih banyak dibuat Green Force yaitu enam berbanding empat chances.
Kini, Tavares tak ingin terlalu lama berlarut-larut dalam kepedihan, karena Rabu lusa (25/2) dia sudah harus kembali bermain dengan menjamu mantan tim asuhannya yaitu PSM Makassar.
”Selamat buat Persijap, dan kami akan memulihkan diri untuk laga berikutnya,” ujar Tavares.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
