Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Februari 2026 | 21.27 WIB

Unbeaten 13 Laga! Persebaya Surabaya Makin Solid Jelang Duel Kontra Bhayangkara FC

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares saat menghadapi Bali United. (IG Persebaya) - Image

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares saat menghadapi Bali United. (IG Persebaya)

JawaPos.com — Unbeaten 13 laga menjadi bukti nyata Persebaya Surabaya semakin solid jelang duel kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC pekan ke-21 Super League 2025/2026. Konsistensi performa itu membuat Green Force datang ke laga kandang dengan kepercayaan diri tinggi dan mental bertanding yang terasah.

Momentum positif Persebaya Surabaya tak lepas dari kemenangan impresif 1-3 atas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2). Kemenangan tersebut terasa spesial karena mengakhiri tren negatif Green Force di markas Serdadu Tridatu.

Hasil manis itu diraih Persebaya Surabaya dalam kondisi tim yang jauh dari ideal. Dua pilar utama, Bruno Moreira dan Milos Raickovic, harus absen, ditambah kondisi fisik beberapa pemain yang belum sepenuhnya pulih.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menilai mental dan pengorbanan pemain menjadi kunci utama kemenangan tersebut.

“Kunci kemenangan hari ini adalah para pemain merespons situasi sulit dengan pengorbanan dan mental yang kuat,” ujar Tavares usai laga.

Menurutnya, situasi sulit justru memperlihatkan karakter sejati pemain Persebaya Surabaya. “Dalam situasi sulit, kita bisa melihat siapa yang benar-benar memiliki karakter,” tegas pelatih asal Portugal itu.

Para pemain dinilai tampil penuh dedikasi dan disiplin mengikuti instruksi tim pelatih. “Mereka tampil dengan penuh dedikasi, mengikuti instruksi, dan membuat perbedaan,” lanjut Tavares.

Sejak menit awal pertandingan, Persebaya Surabaya tampil agresif dan berani menekan Bali United. Intensitas tinggi ditunjukkan baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan dari tekanan tuan rumah.

Gol pembuka yang dicetak Mihailo Perovic menjadi titik balik permainan. Gol tersebut memberi kepercayaan diri ekstra sekaligus memukul mental Bali United di hadapan pendukungnya sendiri.

Tavares mengakui sepanjang laga timnya menghadapi banyak kendala akibat badai cedera. “Sepanjang pertandingan, kami menghadapi banyak masalah dengan pemain yang cedera,” ungkapnya.

Situasi itu memaksa Persebaya Surabaya melakukan banyak penyesuaian taktis di lapangan.

“Sehingga harus memainkan pemain di posisi yang berbeda, bahkan beberapa di antaranya belum pernah berlatih di posisi tersebut,” kata Tavares.

Meski demikian, efektivitas Persebaya Surabaya menjadi pembeda utama. “Menurut saya, yang membuat perbedaan adalah kami bisa mencetak gol terlebih dahulu,” sambung pelatih berusia 45 tahun tersebut.

Atmosfer Stadion Kapten I Wayan Dipta yang penuh tekanan justru menjadi energi tambahan bagi Persebaya Surabaya. Dukungan suporter tuan rumah tak membuat Green Force gentar, melainkan semakin solid sebagai sebuah tim.

Coach Tavares mengaku merasakan sesuatu yang spesial dari laga tersebut. “Saya pikir atmosfer di stadion hari ini sangat luar biasa,” ucapnya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore