
Persebaya Surabaya diterpa badai krisis pemain jelang hadapi Bali United. (Persebaya)
JawaPos.com — Pemain terinfeksi flu dan diare menjadi kabar kurang sedap yang menerpa Persebaya Surabaya jelang laga krusial menghadapi Bali United. Kondisi ini datang di saat Green Force tengah mempersiapkan diri menantang tuan rumah pada pekan ke-20 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2/2026) malam.
Situasi tersebut membuat persiapan Persebaya Surabaya tak berjalan ideal menjelang duel panas di Pulau Dewata.
Badai cedera, gangguan kesehatan, serta waktu pemulihan yang lebih singkat memaksa tim pelatih bekerja ekstra keras.
Laga melawan Bali United sendiri memiliki arti penting bagi Persebaya Surabaya. Selain mengejar poin penuh, pertandingan ini menjadi misi memutus tren negatif saat bermain di Gianyar.
Kemenangan terakhir Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta tercatat pada musim 2018. Sejak saat itu, setiap kunjungan ke markas Bali United selalu berakhir dengan kekecewaan.
Meski catatan tandang kurang bersahabat, Persebaya Surabaya tetap membawa modal berharga. Kemenangan telak 5-2 pada putaran pertama musim ini memberi suntikan kepercayaan diri tersendiri.
Dalam 14 pertemuan kedua tim, Persebaya Surabaya mencatatkan lima kemenangan, satu hasil imbang, dan delapan kekalahan. Statistik tersebut menunjukkan persaingan ketat yang kerap berjalan sengit hingga menit akhir.
Jika dikerucutkan di era Super League, Bali United unggul tipis dari Persebaya Surabaya. Dari 13 pertandingan, Bali United mengoleksi tujuh kemenangan, Persebaya Surabaya lima kemenangan, dan satu laga berakhir imbang.
Produktivitas gol kedua tim juga relatif berimbang. Bali United mencetak 23 gol, sementara Persebaya Surabaya mengemas 21 gol.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tak menutup mata terhadap fakta pahit tersebut. Ia menyadari laga di Gianyar selalu menjadi tantangan berat bagi timnya.
“Saya tahu pertandingan terakhir Persebaya di sini selalu berakhir dengan kekalahan. Kami berharap besok bisa mengubah sejarah. Untuk itu, kami harus memainkan pertandingan yang sangat bagus,” ujar Tavares dalam sesi konferensi pers.
Tekad untuk menulis cerita baru menjadi pesan utama yang disampaikan pelatih asal Portugal itu. Ia menuntut fokus, disiplin, dan performa maksimal dari seluruh pemain yang diturunkan.
Baca Juga: Sho Yamamoto Resmi ke Bhayangkara FC, The Guardian Makin Kental Aroma Eks Persebaya Surabaya!
Namun, kondisi tim yang tidak sepenuhnya bugar menjadi ganjalan serius. Tavares mengakui persiapan Persebaya Surabaya terbilang timpang dibanding Bali United.
“Kami memiliki dua hari pemulihan lebih sedikit dibanding Bali. Kami mencoba memulihkan pemain dari pertandingan terakhir, tetapi sayangnya beberapa pemain masih mengalami cedera,” tuturnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
